oleh

Produsen Cendol Cincau Sepi Permintaan

SUMEKS.CO – Siapa yang tak kenal dengan salah satu minuman nusantara poluler Cendol dan Cincau. Minuman khas Jawa dari Olahan tepung beras, di bulan Ramadhan minuman ini biasanya menjadi menu berbuka puasa dengan berbagai macam variasi dan rasa.

Hj. Ernani,salah satu produsen Cendol dan Cincau di jalan Lunjuk Bukit Besar Palembang, menurunkan produktifitasnya karena sepi permintaan pasar yang terdampak Pandemi Covid 19. Saat ini sehari hanya memproduksi Cincau 600 loyang dijual dengan harga 20ribu per loyang, sedangkan Cendol 50 ember dengan harga 120ribu per ember dan semakin menurun. Jika dibandingkan produksi tahun lalu jumlah produksinya empat kali lipat di banding Ramadhan tahun ini, ukapnya.

Usaha turunan keluarga ini berdiri sejaka tahun 1978, kini berbagai permintaan mulai dari pasar Jakabaring, pasar 26, pasar Palimo hingga Pangkalan Balai Banyuasin Sumsel.(att)

Komentar

Berita Lainnya