oleh

Program tak Bermutu Dihapus

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tengah merancang enam program Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dijalankan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun 2022.

“Saat ini kita memang tengah menyusun untuk RKPD maupun RJPMD, diantaranya pembangunan infrastruktur, pariwisata, olahraga, zona integritas, investasi, dan ekonomi kreatif,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa di rumah dinas wako, Senin (25/10).

Dia berharap, enam program prioritas Pemkot Palembang di 2022 selaras dengan OPD. “Kita tekankan dengan OPD harus linier RJPMD pusat, RKPD provinsi dengan RKPD kota harus sejalan, sehingga ini bisa dijawab ketika pertanggungjawaban 5 tahunan nanti,” ungkap Dewa.

Lanjutnya, dalam penyusunan program prioritas ini diarahkan bisa menjawab Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kalau selama ini 78,3 persen harus naik menjadi 79, 45 persen.

“Dan juga tentu dapat mengurangi angka kemiskinan dan visi misi juga harus sejalan dengan provinsi dan pusat,” kata Dewa.

Namun untuk pendidikan dan kesehatan, ini memang dari UU harus dijalankan dengan nilai syarat minimal 20 persen anggaran untuk pendidikan dan 10 persen dalam penganggaran kesehatan.

“Maka setiap OPD tidak bisa lari dari program prioritas ini, ke program-program baru,” terang Dewa.

Dia menambahkan bagi OPD yang penyusunan program kerjanya tidak sesuai, maka tidak akan disetujui.

“Kalau program yang sifatnya banyaklah pelatihan, sosialisasi, tidak ada invoasi menjawab itu semua, maka akan di-delete, karena tidak sesuai dengan proyeksi untuk menjawab program 5 tahun Pemkot Palembang, atau tidak sesuai RKPD,” jelas Dewa.

Terkait pendapatan, kata Dewa, asumsi dari pemkot Palembang masih di kisaran Rp860 sekian miliar, tapi keinginan dari wali kota dan Banggar DPRD Kota Palembang, ada kajian yang komperehensif.

“Walaupun di Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD), ada tim kecil yang dibentuk dengan melibatkan akademisi,” tutupnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya