oleh

Protes Nasional Di Seluruh Penjuru Belarusia Digelar

SUMEKS.CO – Aksi protes massal di Belarusia/Net Penolakan Presiden Alexander Lukashenko untuk mengundurkan diri memunculkan gelombang unjuk rasa besar-besaran di seluruh sudut Belarusia.

Para pekerja meneriakan slogan-slogan, sementara para mahasiswa melakukan aksi duduk pada Senin (26/10) untuk memaksa Lukashenko mundur. Sehari sebelumnya, Minggu (25/10), Lukashenko menolak ultimatum yang diberikan rakyat.

Alih-alih, ia mengklaim lawannya berupaya untuk memanfaatkan keadaan Dimuat Reuters, tidak jelas seberapa luas putaran aksi protes terbaru itu. Aksi protes di Belarusia dimulai setelah hasil pemilihan umum pada 9 Agustus keluar.

Lukashenko berhasil memenangkan masa jabatannya keenam dengan lebih dari 80 persen suara.

Kemenangan Lukashenko sendiri dianggap sebagai hasil pemilu yang tidak adil sehingga warga turun ke jalan. Menanggapi aksi protes, Lukashenko diperkirakan telah menangkap sekitar 15 ribu pengunjuk rasa, meskipun sebagian besar di antaranya telah dibebaskan.

Dunia Presiden Lukashenko Ogah Mundur, Protes Nasional Di Seluruh Penjuru Belarusia Digelar Laporan: Sarah Meiliana Gunawan Senin, 26 Oktober 2020, 15:30 WIB Aksi protes massal di Belarusia/Net Penolakan Presiden Alexander Lukashenko untuk mengundurkan diri memunculkan gelombang unjuk rasa besar-besaran di seluruh sudut Belarusia.

Dapat Dukungan Dari Barat Tikhanovskaya Makin Percaya Diri Lengserkan Lukashenko: Mundur Atau Akan Ada Demo Besar Lagi! Makin Kacau, Demo Di Belarusia Diwarnai Pengunaan Senjata Militer Oleh Pasukan Keamanan Para pekerja meneriakan slogan-slogan, sementara para mahasiswa melakukan aksi duduk pada Senin (26/10) untuk memaksa Lukashenko mundur.

Sehari sebelumnya, Minggu (25/10), Lukashenko menolak ultimatum yang diberikan rakyat. Alih-alih, ia mengklaim lawannya berupaya untuk memanfaatkan keadaan Dimuat Reuters, tidak jelas seberapa luas putaran aksi protes terbaru itu.

Aksi protes di Belarusia dimulai setelah hasil pemilihan umum pada 9 Agustus keluar. Lukashenko berhasil memenangkan masa jabatannya keenam dengan lebih dari 80 persen suara. Kemenangan Lukashenko sendiri dianggap sebagai hasil pemilu yang tidak adil sehingga warga turun ke jalan.

Menanggapi aksi protes, Lukashenko diperkirakan telah menangkap sekitar 15 ribu pengunjuk rasa, meskipun sebagian besar di antaranya telah dibebaskan.
(Sarah Meiliana Gunawan/rmol.id)

Komentar

Berita Lainnya