oleh

Protokol Kesehatan Senjata Tangkal Covid-19

MURATARA-Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto tegaskan, patuhi protokol kesehatan merupakan senjata utama menangkal Covid-19. Dia meminta seluruh elemen masyarakat terus mengkampanyekan ke masyarakat, mengenai pentingnya protokol kesehatan.

Guna memancing animo masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan, banyak ragam yang dilakukan Satgas Covid-19. Mulai dari sosialisasi secara langsung, maupun melakukan sosialisasi dengan papan bicara dan menempelkan sejumlah stiker di pusat pusat keramaian, hingga bagi bagi masker ke masyarakat.

“Kita berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan, dengan cara pakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun setelah betaktivitas. Tiga point ini senjata utama kita dalam menangkal Covid-19,” katanya, Minggu 29/11).

Menurutnya, peningkatan klester baru Covid-19 di Muratara, lebih banyak terjadi terhadap masyarakat yang tidak mengindahkan protokol Covid-19. Sehingga sosialisasi, mengenai cara antisipasi itu kembali perlu digencarkan ke masyarakat.

“Ini semua kita lakukan untuk kepentingan bersama. Jangan sampai kewaspadaan kita melemah, sehingga mengabaikan jika saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19,” bebernya.

Kapolres Muratara, mengintruksikan keseluruh Polsek dan jajarannya agar ikut andil mengkampanyekan ptotokol kesehatan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.

“Kalau ada warga yang selenggarakan hajatan, anggota harus masuk umumkan ke masyarakat, jangan sampai mereka abaikan protokol kesehatan. Lalu pasang papan bicara, supaya warga bisa membaca agar tetap patuhi protokol kesehatan,” bebernya.

Pihaknya berharap, dengan mrmbekali diri dengan senjata protokol kesehatan ini, tidak muncul klester baru di wilayah Muratara, sehingga kabupaten Muratara bisa kembali ke zona hijau. “Intinya ini untuk kebaikan kita bersama. Kami dan seluruh element lainnya berusaha jangan sampai warga itu sakit kena Covid,” tutupnya.
Terpisah, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara, Marlinda mengungkapkan. Menerapkan protokol kesehatan, merupakan cara yang paling efektif untuk pencegahan Covid-19.

“Tetap terapkan protokol kesehatan, dan jangan sampai timbul klester baru di Muratara. Kita hanya berikan imbauan agar warga tetap jaga kesehatan, jangan lupa juga mengkonsumsi asupan makanan bergizi dan makanan yang mengandung vitamin,” ucapnya.

Dia juga mengatakan, saat ini masyarakat khususnya di Muratara tengah menghadapi peralihan musim. Secara otomatis perubahan cuaca yang mendadak, bisa mengakibatkan menurunya imunitas di dalam tubuh dan biaa mengganggu kondisi kesehatan. “Pengaruhnya dengan Covid, jika kondisi imun tubuh rendah potensinya bisa lebih tinggi terpapar Covid,” tutupnya

Pemerintah daerah dan aparat kepolisian mengaku tetap konsisten mesosialisasikan protokol kesehatan dan melakukan penindakan secara prefentif di sejumlah pusat keramaian publik dan melakukan razia protokol covid di sepanjang jalinsum Muratara.
Hal ini dibenarkan kasat Pol PP Muratara, Firdaus. Dia mengaku sudah ada perda khusus yang mengatur sanksi mengenai protokol Covid-19. Namun pihknya lebih condong menerapkan sanksi yang lebih  mengarah ke pendekatan. “Kalau ada pelanggar protokol Covid, kita arahkan mereka agar patuhi anjuran pemerintah. Untuk sanksinya kita lebih condong ke sanksi teguran langsung,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya