oleh

Proyek Pengaspalan Talang Beliung Digarap Asal-asalan

MUARA ENIM – Sebelumnya pengerjaan proyek pengaspalan overlay ruas jalan Pulau Panggung menghubungkan Talang Barisan Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim dinilai amburadul viral di media sosial lantaran aspal dengan sangat mudah mengelupas hanya diangkat menggunakan tangan.

Kini giliran pengerjaan proyek pengaspalan Desa Talang Beliung, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim viral di media sosial dan beredar di aplikasi whatsapp diduga pekerjaannya digarap asal-asalan.
Dalam rekaman video yang berdurasi 26 detik tersebut tampak anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dari Dapil III, Ahmad Fauzi dengan mudah mengangkat lapisan aspal akses jalan poros tersebut hingga lapisan dasar cor beton terlihat.

Politisi Partai Hanura ini sembari mengangkat lapisan aspal diduga memiliki kualitas sangat buruk itu menyampaikan “Inilah saudara-saudara aspalan di Desa Talang Beliung, bisa kita lihat sendiri aspalnya tidak lengket saudara-saudara. Mohon perhatian kepada dinas PU Bina Marga (PUPR, red)”.
Sementara itu, menanggapi viral buruknya kualitas pengaspalan jalan di Desa Talang Beliung, anggota DPRD

Kabupaten Muara Enim dari Dapil III dari Fraksi PDI Perjuangan, Mukarto mengatakan, tadi dirinya telah rapat kordanasi terkait masalah buruknya kualitas aspal di Desa Talang Beliung. “Kita meminta Dinas PUPR dan kontraktor bertanggungjawab,” tegas Mukarto, Rabu (6/1).

Semestinya, kata dia, proyek pengaspalan jalan Desa Talang Beliung dengan anggaran cukup besar seperti ini dikerjakan dengan bagus. Dirinya juga menyayangkan tugas pengawas lapangan pekerjaan tidak tegas dan membiarkan proyek tersebut dikerjakan asal-asalan. Padahal proyek tersebut cukup vital bagi masyarakat di Talang Beliung.

Untuk itu, pihaknya mendesak pihak rekanan agar mengupas aspal tersebut dan mengerjakan ulang. “Masa proyek sebesar ini pengawasnya tidak ada. Jika tetap dibiarkan seperti ini, pengerjaannya juga akan tidak bagus.

“Kontraktor jangan hanya mengajar keuntungan semata tetapi utamakan mutu kualitas. Ini sudah kelewatan dan aneh hanya dengan kedua tangan lapisan aspal dengan mudah mengelupas. Kita minta pihak penyidik untuk usut pekerjaan pengaspalan Desa Talang Beliung dan kita minta bupati untuk mengevalukasi kinerja SDM Dinas PUPR,” tegas Mukarto dengan nada geram.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR H Hermin Eko Purwanto ketika dikonfirmasi melalui via telpon tidak tersambung. Awak media ini berupaya menghubungi Seketaris Dinas PUPR Ilham Yaholi tidak diangkat oleh bersangkutan. Awak media ini kembali berusaha mengkonfirmasi memelalui aplikasi whatsapp, namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.(nop/ozi)

Komentar

Berita Lainnya