oleh

PSSI Seret Dana, Peserta Liga Harus Sabar

JAKARTA – Pemain Sriwijaya FC masih harus bersabar untuk mendapatkan haknya selama di Piala Indonesia 2018/2019 lalu. Ini karena belum ada dana untuk membayarkan honor mereka. Mengingat PSSI juga belum mampu membayarkan match fee klub selama bertanding di Piala Presiden 2018/2019.

“Akan dibayar bertahap begitu dana sponsor masuk,” terang Marsal Masita, Deputi Sekjen Pengembangan Bisnis PSSI.

Marsal menegaskan, tidak ada niat dari PSSI memperlambat pembayaran hak klub. Federasi sepak bola Indonesia itu, klaim secepatnya ingin selesaikan semua kewajiban pembayaran match fee. Sayangnya, PSSI belum mendapatkan suntikan dana dari sponsor Piala Indonesia.

“Intinya PSSI dalam kondisi yang sama, ingin cepat menyelesaikan semua kewajiban pembayaran match fee. Soal kapan? Kami pengennya bulan lalu tapi kami selalu reminder ke mereka untuk segera payment,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Marsal menjanjikan setiap klub peserta Piala Indonesia mendapatkan haknya dua pekan setelah 15 Februari yang berarti akhir bulan lalu. Namun, janji itu meleset. PSSI belum juga punya dana karena ada pihak sponsor masih belum tunaikan kewajibannya. Imbasnya, pembayaran match fee yang dijanjikan tidak sesuai skenario dan klub yang bersandar pada dana tersebut tidak bisa membayar honor pemain.

Sekretaris Tim Sriwijaya FC Hendri Rizal Darmawan mengaku belum bisa membayar hak pemain karena belum ada dana. Terutama untuk honor pertandingan melawan Madura United. Sementara pemain sudah teriak-teriak. Bukan hanya masalah Piala Indonesia, manajemen Sriwijaya FC juga utang gaji dua bulan kepada pemain saat kompetisi Liga 1. Lagi-lagi, mereka tidak bisa lima diutang karena sisa subsidi dari PSSI Rp2,3 miliar belum dibayarkan. “Belum ada dana masuk dari PSSI,” terang Rizal.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya