oleh

PT DSSP Power Sumsel Kembali Raih Sertifikasi Internasional

BAYUNG LENCIR – PT. DSSP Power Sumsel (DSSP) meraih sertifikasi internasional ISO 45001:2018 Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3). Sebelumnya pada tahun 2019, DSSP juga sukses meraih sertifikasi sistem manajemen mutu ISO 9001:2015.

ISO 45001:2018 merupakan standar bertaraf internasional yang menetapkan berbagai persyaratan untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja atau dikenal dengan SMK3.

Standar tersebut memungkinkan organisasi untuk aktif meningkatkan kinerja SMK3 untuk mencegah kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan. Sertifikat ini diperoleh melalui serangkaian penilaian secara ketat dalam kurun waktu yang panjang. Kegiatan sertifikasi dilakukan oleh auditor-auditor dari lembaga sertifikasi internasional asal Jerman TUVRheinland dari tanggal 11 – 13 November 2020.

Moh Rudy Djunardy Dipl. Eng, Presiden Direktur DSSP, menyampaikan bahwa operasional pembangkit listrik ini berkomitmen untuk menerapkan standar-standar internasional dalam mengoperasikan pembangkit listriknya.

“Pencapaian ini merupakan bukti atas komitmen dan kerja keras manajemen dan karyawan DSSP dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen K3 yang mengacu kepada standar international dalam kegiatan operasional kami. Kami berkomitmen untuk terus meraih sertifikasi standar international lainnya” imbuhnya.

Sementara itu Mangaranap Irvan Sihombing, Kepala Departemen Health, Safety and Environment (HSE) DSSP menyampaikan bahwa proses sertifikasi ISO 45001:2018 sempat terkedala sehubungan dengan mewabahnya Covid-19.

“Namun semua team bekerjasama untuk memenuhi persyaratan yang diminta dan mempraktekannya dalam aktivitas operasional pembangkit listrik. Pencapaian yang luar biasa ini merupakan bukti dukungan penuh manajemen perusahaan atas penerapan kualitas dan keselamatan di lingkungan operasional perusahaan” ungkapnya.

DSSP adalah perusahaan IPP PLTU berkapasitas 2×150 MW yang merupakan anak perusahaan tidak langsung dari PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), salah satu perusahaan Sinarmas yang berfokus pada bisnis energi dan infrastruktur. Pembangkit tenaga listrik mulut tambang yang dibangun dengan nilai investasi sekitar USD 420 juta ini telah memulai kegiatan operasi komersialnya untuk membantu memperkuat sistem kelistrikan Sumatera Selatan pada bulan Desember 2016.

Proyek IPP PLTU Sumsel-5 merupakan salah satu dari 3 proyek IPP PLTU milik DSSA. Selain IPP PLTU Sumsel-5, DSSA memiliki 2 proyek IPP PLTU lain, yaitu IPP PLTU Kendari-3 berkapasitas 2×50 MW di Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara) dan IPP PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2×100 MW di Gunung Mas (Kalimantan Tengah). DSSA juga memiliki 4 captive power plant yang terletak di Serang, Tangerang dan Karawang.(ril)

Komentar

Berita Lainnya