oleh

PT DSSP Power Sumsel Raih 5 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

-Headline-2.757 views

PT DSSP Power Sumsel mewujudkan komitmen untuk menerapkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui pencapaian 5 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja pada kegiatan operasi IPP PLTU Sumsel-5 berkapasitas 2×150 MW di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba, Sumsel.

Atas kerja keras para karyawan dan kontraktor dalam rangka mengelola K3 di lingkungan perusahaan tersebut, PT DSSP Power Sumsel telah menerima penghargaan lima juta jam kerja tanpa LTI (Lost Time Incident) dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumsel.

Penanaman pohon perdana
Ceo Bisnis Energi PT Dian Swastika Tbk, Lokita Prasetya didampingi Kadisnakertrans Sumsel melakukan penanaman pohon ketapang di areal IPP Sumsel-5. foto: tomi kurniawan sumeks.co

Penyerahaan penghargaan dilakukan Senin (28/1) di Desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Muba yang dihadiri oleh Kadisnakertrans Sumsel Drs H Koimudin SH MM, perwakilan dari PT PLN, CEO Bisnis Energi PT Dian Swastika Sentosa Tbk Lokita Prasetya, perwakilan Pemkab Muba, unsur Muspika Bayung Lencir, serta para kepala desa setempat.

Kadisnakertrans Sumsel Drs H Koimudin SH MM mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras PT DSSP Power Sumsel beserta para kontraktornya dalam upaya melindungi keselamatan kerja para karyawan. Apalagi sebelum penyampaian penghargaan, Disnakertrans Sumsel telah melakukan beberapa kali audit keselamatan kerja kepada PT DSSP Power Sumsel.

Launching
Penekanan sirine sebagai tanda launching penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001. foto: tomi kurniawan sumeks.co

“Kami mengapresiasi atas komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan sistem manajemen K3 terkait pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja. Semoga lost time incident dapat terus dipertahankan,” ujarnya.

CEO Bisnis Energi PT Dian Swastika Sentosa Tbk, Lokita Prasetya mengaku bersyukur sekaligus bangga atas diterimanya penghargaan tersebut. “Management sangat berkomitmen untuk terus mendukung segala upaya dan usaha untuk terciptanya K3 di lingkungan kerja. Kondisi lingkungan kerja yang aman dan sehat diharapkan akan berdampak positif bagi peningkatan produktifitas,” kata Lokita.

Pada saat yang sama, PT DSSP Power Sumsel melakukan launching penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dan menyelenggarakan syukuran atas hasil audit penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) oleh Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dengan meraih predikat Bendera Emas (Golden Flag) yang merupakan bukti ketaatan tertinggi dari penerapan SMK3 di perusahaan. Acara ditutup dengan penanaman 370 pohon ketapang secara simbolis di areal perusahaan dan penandatanganan komitmen peningkatan budaya kerja produktif dalam mencapai operation excellence.

Upacara Bulan K3 Nasional
Karyawan PT DSSP mengikuti upacara Bulan K3 Nasional. di halaman IPP Sumsel-5 foto: tomi kurniawan sumeks.co

PT DSSP Power Sumsel adalah perusahaan IPP PLTU berkapasitas 2×150 MW yang merupakan anak perusahaan tidak langsung PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA), salah satu perusahaan Sinarmas yang berfokus pada bisnis energi dan infastruktur. Pembangkit tenaga listrik mulut tambang yang dibangun dengan nilai investasi sekitar USD 420 juta ini telah memulai kegiatan operasi komersialnya untuk membantu memperkuat sistem kelistrikan Sumatera Selatan pada bulan Desember 2016.

Proyek IPP PLTU Sumsel-5 merupakan salah satu dari 3 proyek IPP PLTU milik DSSA. Selain IPP PLTU Sumsel-5, DSSA memiliki 2 proyek IPP PLTU lain, yaitu IPP PLTU Kendari-3 berkapasitas 2×50 MW di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan IPP PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2×100 MW di Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Kedua IPP PLTU ini, saat ini masih tahap penyelesaian pembanguna dan diharapkan akan dapat beroperasi secara komersial pada Q1-2019 dan Q4-2019. DSSA juga memiliki 4 captive power plant yang terletak di Serang, Tangerang dan Karawang. (adv)

Komentar

Berita Lainnya