oleh

Pulang dari Pasar, Dihadang dan Mulut Dibekap Kawanan Begal

SUMEKS.CO – Gunawar (38), nyaris tewas dimassa setelah dipergoki warga yang melihat aksi begal usai menghadang seorang ibu-ibu yang baru saja pulang berbelanja dari pasar Kuto, Senin (20/4/2020) pagi. Pelaku bersama dua orang temannya yang kini masih dalam pengejaran membekap mulut korban.

Pelaku yang merupakan warga Lr Saudagar Yucing, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang ini diamankan oleh aparat Polsekta IT II yang sedang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Informasi yan dihimpun, saat kejadian korban Dewi Hartati (35) akan pulang ke rumahnya di Jl M Isa, Lr Agus Cik, Kecamatan IT II Palembang mengendarai sepeda motor Honda Beat Streat warna hitam nopol BG 3702 ACC. Saat tiba di depan lorong, korban langsung dihadang tiga orang pelaku.

“Aku dihadap, mulut aku dibekap dan ditarik oleh duo orang pelaku. Nah sikok pelaku lagi langsung bawa motor Pak,” terang korban saat melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek IT II, Senin (20/4/2020) siang.

Menurut korban, pelaku yang membekap mulutnya berhasil kabur usai kejadian, dan tersangka Gunawar dikejar warga setelah diteriaki. “Sempat jatuh Pak di depan lorong dan sempat teriak mintak tolong. Nah, dua pelaku yang bekap langsung kabur,” terang korban.

Suami korban yang kebetulan berada di depan rumah mendengar teriakan istrinya dan melihat tersangka Gunawar yang membawa sepeda motor berusaha kabur masuk ke lorong rumahnya.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka. Foto : edho/sumeks.co

“Pelaku yang dimassa ini terjebak kareno masuk ke lorong. Warga dan suami aku langsung mengejar. Kalau polisi tidak datang mungkin sudah lebih parah lagi pelaku itu,” tutur korban.

Kapolsek IT II, Kompol Rivanda SIK melalui Kanit Reskrim Ipda Ledi SH mengatakan, tersangka ditangkap usai melakukan aksi begalnya di depan lorong rumah korban.

“Saat kejadian korban baru saja pulang dari pasar. Masih ada dua pelaku yang masih kita kejar. Kita juga mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban, sajam, dan benda tumpul lainnya,” tandas Ledi.

Sementara itu, kepada polisi tersangka mengaku saat beraksi bersama dua temannya Ribut dan Limin. “Kami betigo Pak, karena belum ado sasaran kami nunggu depan lorong Pak,” kata Gunawar.

Tersangka yang menunggu di depan lorong dan kedua temannya di atas sepeda motor. Saat korban masuk dan mengendarai motornya langsung dihadang. “Idak tahu jalan keluar dari lorong itu Pak. Tugas aku cuman bawak motor yang sudah kami dapat bae. Belum tahu rencana nak jual kemano motor itu,” ungkapnya.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya