oleh

Puluhan Pegawai Ketahuan Titip Absen, Pejabat BPPD Terancam Dirotasi

PALEMBANG – Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mempertimbangkan evaluasi bagi pejabat Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang. Itu setelah dirinya mendapati sebanyak 60 pegawai di instansi tersebut memanipulasi absen.

Modus yang digunakan adalah dengan meminjam jari teman pada absensi menggunakan sidik jari. Hal ini disinyalir telah lama terjadi dan dibiarkan, bahkan oleh pejabat terkait. Dari 60an orang tersebut, sebagian juga terdapat pejabat eselon III yang melakukan hal yang sama.

Ya, kekecewaan dirasakan oleh Sekda lantaran apa yang terjadi ini bukan kali pertama. BPPD kerap kali mendapat sorotan dari masyarakat atas kebijakan yang dilakukan. Oleh sebab itu, Dewa juga mengaku akan membawa masalah ini dalam rapat bersama Walikota Harnojoyo.

“Kami mendapati ini usai apel pada hari Senin kemarin. Sekarang kita tindaklanjuti dengan pemberian SP 1 oleh BKPSDM. Meski sebetulnya apa yang mereka lakukan pantas diganjar SP 3,”tegas Dewa. Setelah ini dalam masa beberapa bulan kedepan, para pegawai BPPD akan diawasi langsung.

Ratu Dewa memberi atensi khusus bagi kepala BPPD. Sehingga ia meminta bersama Sekretaris Badan dan Bagian Kepegawaian untuk tidak hanya melakukan audit internal secara formalitas. Melainkan untuk sungguh-sungguh sebab ini berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat.

Menyadari sebagian tugas pegawai BPPD berada diluar, seperti melakukan penagihan pajak, Dewa menyebut hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak mengabsen atau menitip absen. Justru tugas diluar yang dilakukan oleh pegawai tersebut mendapat tambahan tunjangan. (aja)

Komentar

Berita Lainnya