oleh

Puluhan SAD Gugat Bidan Desa ke Pemda Muratara

MURATARA – Puluhan Suku Anak Dalam (SAD) asal Desa Sungai Jernih Kecamatan Rupit, Rabu (19/2) sekitar pukul 14.00 WIB, mendatangi Pemda Muratara. Mereka menggugat, Bidan Desa Neni, yang memenangkan pemilihan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD). Dan menganulir hasil pemilihan yang telah di lakukan.

Susila warga SAD asal desa Sungai Jernih beserta puluhan warga SAD mendatangi kantor Bupati Muratara. Mereka menuntut pemerintah daerah untuk memfasilitasi permasalahan pemilihan BPD di desa mereka yang identik dengan kecurangan dan adanya unsur intimidasi.

“Manusiakan kami suku anak dalam, jangan tutup kami dengan akses luar dan jangan asingkan kami. Kami menuntut pemilihan BPD ulang, karena panitia tidak netral adanya intimidasi dan diskriminasi. Serta adanya larangan BPD rangkap jabatan,” tegasnya.

Dia mengaku, didesak mereka hanya ada dua keterwakilan perempuan yang menjalin menjadi BPD. Namun dari 33 perwakilan warga yang bakal memilih, hanya ada 8 unsur warga SAD yang dilibatkan.

Pihaknya juga menuding, jika larangan rangkap jabatan yang tertuang dalam Perda no17/2017 tentang rancangan anggota BPD pasal 8 hurup f. Seharusnya secara otomatis menggugurkan persyaratan peserta karena merangkap jabatan dengan status honorer.

“Kalau pemda tidak mau menjelaskan mengenai peraturan itu, kami warga SAD akan membuat aturan sendiri,” tegasnya.  Sementara itu, kabid Pemdes Muratara Zulian menuturkan menang atau kalah itu merupakan masalah biasa dalam pemilihan.

“Kami cuma menyampaikan dan menjalankan tahapan sesuai prosedur dan aturan. Terkait masalah kecurangan atau intimidasi iyaitu bisa dilaporkan ke pihak penegak hukum,” tegasnya.

Sementara itu asisten II pemda Murataa Suharto patih mengungkapkan, akan melakukan peninjauan terlebih dahulu terkait status Neni Bidan Desa. Apakah dia mendapatkan SK dari kabupaten atau tidak. “jika dia termasuk Bidan Honorer K2, nanti kita suruh pilih. Mundur sebagai honorer atau mau menjadi BPD,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya