oleh

Pusda Pede Tuan Rumah Rakornas

PALEMBANG – Plt Kepala Dinas Perpustakaan Daerah (Pusda) Sumsel Fitriana S Sos MM mengungkapkan Pusda Sumsel siap menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan 2021. Untuk itu pihaknya, kini tengah menjalin koordinasi yang intensif dengan Perpustakaan Nasional.

“Kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya, juga kita (Pusda) sudah audiensi langsung dengan kepala Perpusnas dan membawa surat dari pak gubernur. Bahwa pemerintah provinsi Sumatera Selatan bersedia menjadi tuan rumah. Insy Allah, Kepala Perpusnas memberikan rekomendasi untuk kita (Pusda Sumsel),” ungkapnya kepada SUMEKS.CO saat dibincangi di Pusda, Jumat (26/11).

Upaya tersebut untuk memulihkan kembali determinasi Pusda Sumsel di kancah nasional. Dimana sumber daya yang terkandung di dalam memiliki kemampuan yang hebat. Mulai dari ahli bahasa, bermitra dengan guru-guru besar dan anak-anak pelajar yang berprestasi nasional. Hanya saja selama ini kurang produktif, dan cenderung biasa-biasa saja.

“Saya ingin membuat suatu gebrakan. Menjadikan perpustakaan sebagai pusat literasi. Baik itu literasi budaya, literasi ekonomi, bahasa. Semua itu kembali ada di perpustakaan. Sebagaimana motonya literasi untuk kesejahteraan,” ujarnya.

Lanjutnya, sedikitnya 2.000 pustakawan akan hadir pada event bergengsi tersebut. Dan tentu dengan kehadiran mereka di Bumi Sriwijaya ini akan berdampak proaktif ke segala sektor. Ekonomi, pendidikan, dan pariwisata.

“Kita ketahui semua potensi tersebut ada di kita, tentu juga dukungan dan doa banyak pihak, termasuk masyarakat literasi, Insya Allah setelah kondisi dampak COVID-19 ini membaik akan terealisasi di tahun 2021. Sebab aturan pusat sangat ketat, ” cetusnya.

Sementara itu, Pusda yang tengah membuka peluang alih profesi (infasing) menjadi pustakawan, mengharapkan inisiasi ini mampu menarik minat fungsional atau struktural.

Pasalnya, Sumsel baru memiliki 90 orang pustakawan yang menyebar di 17 kabupaten/kota. Tentu jumlah tersebut belum mampu menaungi seluruh perpustakaan, yang jumlahnya mencapai 32.000.

“Kita dijamin, difasilitasi Perpusnas dalam peningkatan kompetensi pustakawan, peluang tersebut terbuka lebar. Kita selalu berupaya, Alhamdulilah syukur bila ini terealisasi tahun depan. Tentu bisa dilihat semangat kami memajukan instansi ini,” pungkasnya. (bim)

Komentar

Berita Lainnya