oleh

Puting Beliung Ngamuk, Tenda Kejuaraan Ambruk

PALEMBANG – Angin puting beliung yang menyerang Kota Palembang, Sabtu (20/7) sekitar pukul 13.45 WIB tidak hanya merobohkan beberapa pohon. Tetapi juga tenda panitia Kejuaraan Polo Air Sriwijaya Cup yang dipasang di kolam renang Lumban Tirta.

Wartawan sumeks.co yang sedang duduk di bawah tenda yang roboh tersebut berhasil menyelamatkan diri bersama panitia kejuaraan. Semula angin bertiup tidak kencang. Tetapi lambat laun, angin bertiup kencang yang membuat tenda terletak di antara kolam loncat tempat polo air dengan kolam 50 renang panjang meter, ambruk.

Panitia kejuaraan yang sudah pengalaman dengan insiden tenda ambruk sempat menahan tali penahan. Namun karena kencangnya angin puting beliung bertiup, membuat tenda tak tertahankan. Tak ayal, pengunjung dan perenang yang di kolam 50 meter sempat tertimpa tenda. Tetapi karena sudah siaga, pengunjung sudah berenang ke pinggir.

Kipas angin yang dipasang di sekitar tenda juga ikut terbang dan nyemplung ke kolam renang. Panitia pun sigap langsung mencabut kabel kipas angin.

“Kabel… kabel kipas angin langsung dicabut,” teriak Nurcahya, salah satu panitia.

Namira Putri, salah satu panitia mengatakan bahwa dirinya pernah mengalami kejadian tenda roboh di kolam renang. Hanya saja saat itu tenda kecil yang roboh tersebut. “Ini tenda besak roboh, kak,” ujarnya.

Tidak ada korban luka-luka atau lebam akibat kejadian tersebut. Panitia dan pengunjung kolam pun langsung bahu membahu mencopot satu per satu tiang dan aksesoris tenda yang roboh tersebut. (dom)

Komentar

Berita Lainnya