oleh

PWI Sumsel Kecam Penganiayaan Tiga Wartawan di OKI

-Sumsel-1.344 views

KAYUAGUNG – Pengeroyokan terhadap tiga wartawan di OKI disesalkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, H Firdaus Komar.

Firdaus bahkan menyempatkan diri datang menemui wartawan yang menjadi korban.

Di kantor PWI OKI, hari Jumat (29/3) Firdaus kepada insan pers kembali menegaskan, perbuatan menghalangi wartawan dalam tugas peliputan itu bisa dikenakan sanksi pidana berlapis.

“Jelas ini ada unsur pidananya, menghalangi wartawan mendapatkan berita dan juga menganiaya, “ katanya.  

Menurut Firdaus, ia sangat menyesalkan kejadian tersebut, dan perbuatan oknum warga mengeroyok dan menganiaya itu sudah menghalangi tugas jurnalis.

“Itu sudah menyalahi Undang-undang kebebasan pers nomor 40 tahun 1999,” ungkapnya.

“Ada sanksi hukum atas perbuatan itu, karena tugas jurnalistik itu dilindungi Undang-undang, dan ini sama saja membelenggu kebebasan pers,” tegasnya. 

Menurutnya, kejadian ini dapat dijadikan pembelajaran bagi seluruh jurnalis, karena sesungguhnya tugas jurnalistik itu penuh resiko, bahkan nyawa sekalipun dapat jadi taruhannya.

Dia berharap, agar kasus penganiayaan ini dapat segera ditindaklanjuti aparat kepolisian.

“Semoga ini menjadi pembelajaran bagi kita semua, jurnalis agar selalu mawas diri, karena tugas mulia ini sangat penuh dengan resiko”, tandasnya.  (uni)

 

Komentar

Berita Lainnya