oleh

Raffi Ahmad Dilaporkan ke Polda

SUMEKS.CO- Langgar protokol kesehatan yang dilakukan presenter Raffi Ahmad berbuntut panjang. Usai digugat seorang pengacara publik ke Pengadilan Negeri Depok, kini giliran dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Suami Nagita Slavina itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Ketua Infokom DPP Pekat IB Lisman Hasibuan, kemarin (17/1). Ia sangat menyayangkan seorang publik figur mencontohkan yang tidak baik kepada publik.

“Ini adalah panggilan rakyat di mana seorang publik figur Raffi Ahmad yang publik membuat kegaduhan bersama beberapa pejabat lainya berkurumun. Dan, itu sangat kita sesalkan,” ujar Lisman.

Lisman meminta jajaran Polda Metro Jaya segera melakukan tindakan guna memproses hukum kasus yang dilakukan Raffi dan mereka yang hadir dalam pesta tersebut.

”Pertama kita laporkan ke SPKT kami telah siapkan juga buktinya. Kedua, saya akan laporkan juga ke Kapolda Metro Jaya untuk segera memanggil dan memproses Raffi Ahmad. Bila perlu, segera ditersangkakan,” desaknya.

Selain tamu yang hadir, Lisman juga meminta pihak kepolisian juga memproses penyelenggaranya. Dalam kasus ini, siapapun orangnya seperti diketahui Raffi sebagai influencer dan apalagi mendapat vaksin pertama bersama Presiden Joko Widodo, harus diproses secara hukum.

“Mau artis apa pun semua harus dipanggil yang ada di situ, tidak boleh ada pandang bulu semua harus dipanggil diproses,” ucapnya.

Pihak Istana Kepresidenan sendiri telah menegur ayah satu anak itu, dan mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan setelah divaksin.

Raffi Ahmad juga telah meminta maaf kepada Presiden Jokowi dan seluruh rakyat Indonesia, serta ia juga mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya.

“Terkait peristiwa tadi malam, di mana saya terlihat berkumpul dengan teman-teman tanpa masker dan tanpa jaga jarak, pertama saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak@jokowi,Sekretariat Presiden, KPCPEN, dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tersebut,” tulis Raffi di akun Instagram terverifikasinya.

“Di situ juga sebelum memasuki rumahnya, mematuhi protokoler, tetapi pas di dalam, kebetulan saya lagi makan, tidak pakai masker, dan ada yang foto. Namun apa pun itu, saya tetap meminta maaf karena kejadian ini jadi heboh,” sambungnya menjelaskan.

Di tengah kegaduhan yang dilakukan Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier memberi saran kepada pemerintah terkait influencer adalah Raditya Dika.

“Yang terhormat pemerintah tercinta .. Ada 2 jenis influencer .. Yang berdasarkan ketenaran dan nilai .. Saya rasa Anda perlu menyeimbangkan keduanya dalam promosi vaksin,” tulis Deddy Corbuzier di Twitter-nya, kemarin.

“Saya tidak menentang pilihan influencer Anda. Tetapi juga perlu menggunakan orang-orang seperti Raditya Dika untuk segi nilai,” sambungnya.

Pria berkepala plontos itu menegaskan hanya ingin memberikan solusi dengan merekomendasikan anam Raditya Dika karena memenuhi syarat dari segi nilai.

“Dan mengapa Radit? Saya mengenalnya dengan baik .. Saya tahu bagaimana dia peduli dengan pandemi ini .. Saya tahu dia akan menyebarkan berita dan kabar baik .. Saya tahu dia akan menjaga nilainya .. Saya banyak bicara dengannya … Dia salah satu dari delapan pilihan,” tutupnya. (din/fin)

Komentar

Berita Lainnya