oleh

Rajin Kuliah Hingga Sandang Sarjana

PRABUMULIH – Sebanyak 24 mahasiswa asal Prabumulih, lulus seleksi pada 2020 ini telah mengikuti perkuliah perdana di PEM AKAMIGAS Cepu, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Jumat lalu (4/9/2020).

Asisten III, HM Rasyid SAg MM mengungkapkan, 24 mahasiswa asal Prabumulih bisa kuliah dengan rajin hingga lulus, agar meraih gelar sarjana.

“Terkendala atau keterbatasan anggaran, Pemerintah kota (Pemkot) sejauh ini hanya mampu menanggung biaya 25 persen saja. Sedangkan, 75 persen ditanggung mahasiswa sendiri untuk kuliah di PEM AKAMIGAS,” ujarnya kepada awak media, Jumat lalu di sela-sela mengikut vidcon secara daring kuliah perdana PEM AKAMIGAS.

Lanjut Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) ini, sangat disayangkan jika sampai gagal atau tidak selesai kuliah di PEM AKAMIGAS.

“Setelah selesai kuliah, diharapkan bisa kembali ke Prabumulih untuk menjadi ahli migas membangun daerah asalnya,” tukas ayah satu anak ini.

Ini merupakan tahun kedua, sejumlah pelajar Prabumulih bisa menimba ilmu di PEM AKAMIGAS. Setidaknya, hingga tahun kedua ini ada sekitar 50 orang mahasiswa asal Bumi Seinggok Sepemuyian menimba ilmu di PEM AKAMIGAS tersebut.

Demikian pula, ungkap Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM, kalau mahasiswa PEM AKAMIGAS lulus tahun ini bisa belajar dengan baik dan rajin. Sehingga, bisa menjadi sarjana migas hingga membanggakan keluarga dan Kota Prabumulih.

“Belajar rajin, raih prestasi. Banggakan keluarga dan Kota Migas ini, lulus raih sarjana dan kembali mengabdi jadi ahli migas di kota ini,” pesannya.

Lanjut Ridho, di tengah pandemik ini, Pemkot hanya bisa memberikan beasiswa 25 persen saja. Termasuk juga, pada 2021 nantinya masih mengalami keterbatasan anggaran karena Covid-19.

“Kalau kondisi normal, dan tidak ada keterbatasan anggaran. Bisa saja, pemberian beasiswa kembali full,” tukas suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini. (03)

Komentar

Berita Lainnya