oleh

Rakor Pendamping Diminta Telaten Dan Profesional

LAHAT – Wakil Bupati Lahat H Haryanto SE MM MBA membuka langsung rapat koordinasi tenaga pendamping profesional. Dan tim pelaksana inovasi Desa se- Kabupaten Lahat, Selasa (14/5) di gedung Pertemuan Lahat.

Dalam arahanya Wakil Bupati Lahat H Haryanto SE MM MBA meminta kepada lebih kurang 280 pendamping dana desa. Untuk melakukan pendampingan secara serius dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya

“Kita sama sama tau bahwa kualitas sumber daya manusia didesa masih sangat minim. Khususnya di Kabupaten Lahat.  Oleh sebab itu saya harapkan para pendamping profesional ini melakukan pekerjaanya dengan profesional dan telaten,” ungkap Wakil Bupati Lahat.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Lahat menjelaskan bahwa pentingnya pengelolaan dana desa yang baik. Yang bertujuan untuk menuntaskan kemiskinan serta untuk kesejahteraan masyarakat.

“Jadi jangan sampai Kabupaten Lahat merupakan kabupaten termiskin di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel. Dan kita harapkan Lahat terus bercahaya,” ungkap Wakil Bupati Lahat.

Selain itu, Bupati juga menyinggung studi banding yang sering dilakukan kepala desa. Menurutnya study banding yang dilakukan harus tepat sasaran. “Kalau studi banding ke Bali kan banyak pariwisata laut. Kita kan tidak punya laut, ujung ujungnya bukan studi banding tapi jalan jalan,” ujarnya.

Selain itu agar hasil study banding bisa dievaluasi apakah bisa dilaksanakan dan diterapkan di desa.

Dalam giat tersebut, turut hadir Wakil Bupati Lahat H Haryanto SE MM MBA, Kajari Lahat Jaka Suparna SH MH yang diwakili oleh Kasih Intel Kejari Lahat Bani Immanuel Ginting SH, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMdes) Fauzan Khori Denin AP MM. Lalu Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lahat Fikriansyah SE MSi, dan jajaran yang menghadiri.

Dalam laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMdes) Fauzan Khori Denin AP MM mengatakan. Di tahun 2019 ini, sebanyak 445 miliar dana desa dikucurkan ke 360 Desa se Kabupaten Lahat. Dirinya meminta kepada 280 para pendamping dana desa agar menyampaikan laporan baik pelaksanaan fisik maupun administrasi di Desa

“Partisipasi dari teman-teman sangat penting. Oleh karena itu kepada 360 Desa, kedepan tidak ada yang bermasalah dengan konsultan keuangan yang ada,” ungkap Fauzan.(gti)

Komentar

Berita Lainnya