oleh

Ramai Pelayat, Pengurus Masjid Nurul Iman Dimakamkan di Tanjung Laut 

KAYUAGUNG – Setelah berbagai usaha dilakukan pihak keluarga, akhirnya Pengurus Masjid Nurul Iman Tanjung Rancing yang menjadi korban pembacokan pada Jumat (11/9), Muhammad Arif (59) menghembuskan  napas terakhir Selasa (14/9)pukul 04.30 WIB di RSMH Palembang.

Wakil Ketua Majelias Ulama (MUI) OKI, Supardjon Ali Haq Al-Tsabit mengungkapkan,  sangat kehilangan semasa hidup alm dikenal baik berintegritas dalam bekerja. Menggunakan ambulance rumah sakit  langsung di bawa ke kampung halamannya Desa Tanjung Laut Kecamatan Tanjung Lubuk.

” Orangnya baik semoga Husnul Hatimah,” imbuhnya.

Semasa hidup alm mudah bersosialisasi, aktif dalam kegiatan keagamaan. Dirinya mengenalnya saat akan membentuk  Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) OKI dan Alm ditunjuksebagai dewan penasehat.

Ditambahkannya, saat terjadi peristiwa ini ia semat membesuk ke RSUD Kayuagung sebelum di larikan ke RSMH Palembang karena harus menjalani operasi dan kekurangan darah hingga 10 kantong. Tapi pada Sabtu (12/9) subuh operasinya berjalan lancar dan sudah melewati masa kritis.” Tapi dapat kabar lagi alm meninggal,”imbuhnya.

Ketua RT 5, Paina mengaku, sangat mengenal alm yang sebelumnya bertugas menjadi Kepala SMPN Tanjung Lubuk. Dia dan keluarga sudah lama tinggal di Tanjung Rancing dan semua warga disana mengenalnya. “Saya ikut mengantar jenazah ke Tanjung Laut karena tidak lagi dibawa ke rumahnya ,”ungkapnya.

Sebelumnya  menurut laporan Kapolsek Kayuagung, AKP Tarmizi SH mengatakan, korban berbicara kepada pelaku Majmudin (43) yang sudah di amankan aparat kepolisian, kunci kotak amal masjid yang selama ini dipegang pelaku dititipkan  kepada bendahara.”Pelaku merasa tersinggung karena korban menyuruh pelaku untuk menyerahkan kunci kotak amal kepada bendahara masjid,”terangnya.

Kemudian pelaku langsung marah-marah dan terjadilah keributan tersebut. Korban sedang sholat magrib berjemaah didatangi pelaku dari belakang dan  langsung membacok korban menggunakan samurai.(uni)

 

Komentar

Berita Lainnya