oleh

Ramai-Ramai Siapkan Tempat Cuci Tangan

PALEMBANG – Tak hanya instansi pemerintah di Palembang yang gencar sosialisasi melaksanakan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 di kota tersebut. Tetapi juga semua elemen masyarakat. Dalam hal ini pelaku usaha. Hampir semua pelaku usaha di Palembang menyiapkan tempat cuci tangan bagi pengunjung atau pelanggannya.

Pantauan SUMEKS.CO, Jumat (16/10), semua pelaku usaha di sepanjang Jl Kolonel H Barlian dan Jl Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II menyiapkan tempat cuci tangan. Mulai dari galon air minum maupun drum kecil yang dijadikan tempat cuci tangan air mengalir. Tak hanya itu, himbauan menggunakan masker pun sering ditemui di pintu masuk usaha. Seperti minimarket, rumah makan, toko pempek, hingga klinik kesehatan yang menjadi tempat dokter praktik.

Menariknya, ada salah satu klinik kesehatan di Jl SMB II Palembang yang membuat tulisan tidak melayani pasien jika tidak mengenakan masker.

Sosialisasi pencegahan
Sosialisasi pencegahan COVID di Markas CPM Kodam II/Sriwijaya Palembang. foto: dendi romi sumeks.co

Di Jl Angkatan 45 yang terdapat jalur LRT (light rail transit), salah satu perusahaan BUMN bahkan menyediakan tempat mencuci tangan representatif dan agak mewah. Bahkan tidak jarang ditemui tempat usaha menyediakan tempat cuci tangan menggunakan air pam dengan memasang kran di westafel.

Agus, salah satu pelaku usaha di Jl SMB II mengatakan bahwa pihaknya menyediakan tempat cuci tangan di depan tokonya bukan karena latah ikut-ikutan menuruti anjuran pemerintah. Tetapi karena memang dirinya peduli dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 dan tahu arti hidup sehat.

“Bukan ikut-ikutan (menyediakan tempat cuci tangan di depan toko), pak,” kata Agus, Jumat (16/10).

Dikatakannya, kesadaran masyarakat sangat diperlukan dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 di Palembang khususnya dan Indonesia umumnya. Apakah itu dengan mengenakan masker atau rajin mencuci tangan.

“Kalau kita mengenakan masker dan sakit pilek, tentu virus influenza tidak akan menyebar saat bersin,” ujarnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya