oleh

Rapat Penanagan Covid-19 Bersama Bupati Lahat dan Satgas Covid-19

SUMEKS.CO, LAHAT – Bupati Lahat, Cik Ujang pimpin rapat bersama unsur Forkompinda dan Satgas Covid-19 rapat penanganan Covid-19 di Oproom Pemkab Lahat.

Dalam rapat tersebut Cik Ujang mengatakan, Pemkab Lahat akan segera membentuk tim khusus yang mengamankan ketersedian obat dan oksigen bagi warga Lahat. Mengingat kebutuhan oksigen saat ini kian meningkat, baik untuk pasien terpapar Covid-19 maupun untuk pasien yang bukan Covid-19.

“Satgas saya pinta segera membentuk tim khusus untuk antisifasi pengamanan obat dan oksigen ini. Segera undang RSUD, RD DKT, klinik, apotik maupun suplayer oksigen dan obat, untuk membahas perihal ini,” ujar Bupati Lahat,saat pimpin rapat koordinasi penyebaran Covid-19, di oprrom Pemkab Lahat.

Cik Ujang menambahkan, tim khusus untuk pengamanan obat dan oksigen seperti yang diusulkan Kejari Lahat, dirasa memang dibutuhkan. Mengingat gunanya untuk mendeteksi sedini mungkin stok dan kebutuhan obat dan oksigen. Sehingga pada saat tiba-tiba kebutuhan melonjak, obat dan oksigen masih bisa didapatkan masyarakat.

“Untuk kebutuhan oksigen masih aman. Benar yang membutuhkan oksigen ini bukan hanya pasien Covid-19, ada juga masyarakat yang sedang menderita penyakit lain. Jadi hal ini memang harus dipikirkan, sebelum sampai terjadi kelangkahan oksigen,” sampainya.

Sementara,Kajari Lahat, Fitrah membeberkan, berdasarkan data intelijen pihaknya, stok oksigen dan obat dibeberapa tempat mulai berkurang jumlahnya. Seperti kurangnya oksigen di RS DKT Lahat, beberapa Puskesmas dan apotik. Karena itu dirinya menyarankan, dibentuk tim khusus yang bertugas mendata secara kongkrit dilapangan atas ketersediaan obat-obatan dan oksigen.

Data RSUD stok oksigen masih aman, tapi RS DKT sudah sangat membutuhkan oksigen karena kesediaan stok sudah mulai berkurang. Dimana RSUD, Dinkes, RS DKT, Apotik, belum optimal koordinasinya dimana semua seakan akan bergerak sendiri untuk mengamankan kebutuhan oksigen.

“Kebutuhan oksigen ini bukan hanya untuk pasien Covid-19. Oleh sebab itu Satgas harus tahu data ketersediaan oksigen ini, Jangan sampai cadangan oksigen diambil oknum tertentu dibawa ke daerah lain, atau mala ada yang lakukan penimbunan,” terang Kajari Lahat.(ril)

Komentar

Berita Lainnya