oleh

Rapat Pleno, Oknum Saksi Parpol Terpaksa di Usir

-Politik-176 views

Sekayu – Sempat diwarnai demo pada hari sebelumnya, proses rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat kabupaten KPU Muba hari kedua, Sabtu (4/5) berlangsung relatif lancar.

Hanya saja, sempat terjadi insiden pengusiran salah satu saksi partai politik oleh Komisioner KPU Muba yang memimpin jalannya rapat pleno.

“Yang bersangkutan saat perhitungan kecamatan tungkal jaya sudah selesai memaksa untuk membuka kotak,” ujar Komisioner KPU Muba Bidang Teknik Penyelenggaraan Khoirul Anam.

Padahal, lanjut Anam, perhitungan sudah selesai diplenokan.

“Kita mengambil tindakan tegas dan meminta yang bersangkutan untuk mengajukan model keberatan,” tegasnya.

Namun oknum saksi tadi tetap memaksa untuk membuka, terpaksa kita ambil tindakan tegas dengan mengeluarkannya dari rapat.

“Karena dianggap sudah tidak tertib lagi mengikuti jalannya rapat,”  ungkap Khoirul Anam.

Untuk proses rekapitulasi sendiri hingga di-skor untuk shalat maghrib, katanya, sudah 6 Kecamatan yang selesai dilakukan perhitungan.

Khoirul menargetkan semua PPK bisa selesai dilakukan perhitungan, hanya saja melihat kondisi banyaknya sanggahan kemungkinan baru selesai Minggu (5/5).

“Sesuai prosedur ketika ada sanggahan kami hanya menyandingkan data DA1 dengan DA1 Plano, ketika itu tidak bisa dilakukan dan masih keberatan maka kami ada rekom bawaslu yang kami jalankan,” tandasnya.

Terkait perhitungan kecamatan bayung lencir yang memakan waktu seharian di hari pertama hal itu karena berdasarkan rekom bawaslu.

“Kami menyandingkan salinan c1 dari partai dengan DA1 Plano, jika ada saksi keberatan kita sandingkan dengan DA1 plano,” tandasnya. (kur)




 

Komentar

Berita Lainnya