oleh

RAPBD Musi Rawas Hampir Rp 1,768 Triliun

MUSI RAWAS –  Pjs Bupati Musi Rawas, Ahmad Rizali menyampaikan nota keuangan dan rancangan peraturan daerah anggaran dan belanja daerah (RAPBD) Kabupaten Musi Rawas 2021. Di rapat paripurna yang dihadiri 28 anggota dari 40 anggota DPRD Musi Rawas, Jumat (27/11).

Dalam penyampainya total RAPBD Musi Rawas pada 2021 adalah hampir Rp 1,8 triliun, tepatnya Rp 1.768.123.357.201. Dengan rincian dari penerimaan asli daerah (PAD)  sebesar Rp 199 milliar. “Rencana PAD terdiri dari pendapatan pajak daerah, tetribusi daerah, dari hasil pengelolaan aset kekayaan daerah, dan PAD lainnya,” katanya dalam rapat paripurna penyampaian nota keumgan dan RAPD Musi Rawas 2021, kemarin (27/11).

Rencana pendapatan juga berasal dari dana tranfer sebesar Rp 1,5 triliun, dana tranfer ini terdiri dari pendapatan tranfer pemerintah pusat sebesar lebih dari Rp 1,4 triliun dan rencana pendapatan tranfer antar daerah lebih dari Rp 68 milliar. “Ada juga rencana pendapatan lain-lain yang sah, lebih dari Rp 65 milliar,” lanjutnya.

Pjs Bupati juga menyampaikan rencana belanja daerah. Total 1,832 trilliun atau Rp 1.832.421.456.721. Dari rencana pendapatan dibanding rwncana belanja daerah ada defisit sekitar Rp 64,3 milliar. ”

“Menutupi defisit akan diakomodir dari pembiayaan netto sebesar jumlah defisit,” pungkasnya.

Ketua DPRD Musi Rawas, Azandri mengatakan setelah mendengar penyampain nota keuangan dan RAPBD Musi Rawas 2021 dari Pjs Bupati, akan dilanjutkan dengan mendengar pendapat praksi, mungkin ada masukan dan saran. “Rencana ketok palu atau pengesaha RAPBD pada 30 November 2020 mendatang,” katanya.

Pada prinsipnya dari DPRD menginginkan muara dari Raperda APBD setelah di sahkan akan bermuara kepada kesejahteraan masyarakat.

“Ketika sudah disahkan nanti, kami sebagai lembaga melakukan fungsi kontoling atau kontrol terhadap anggaran,” katanya. (cj17)

Komentar

Berita Lainnya