oleh

Ratu Dewa Ingatkan Patuhi Prokes saat Salat Ied

SUMEKS, CO – PALEMBANG – Sekda Kota Palembang Ratu Dewa mengimbau pelaksanaan Salat Ied di mesjid-mesjid tetap mematuhi protokol kesehatan. Saat ini, ada 15 kelurahan berada di zona hijau dan 15 kelurahan di zona kuning.

‘’Mesjid yang berada di zona tersebut dibolehkan melaksanakan solat idul fitri. Jemaah tetap disiplin gunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, kapasitas mesjid sekitar 50 persen,’’ tegas Sekda Ratu Dewa, Senin (10/5).

Dewa berharap, tempat ibadah yang berada di kelurahan zona merah dan oranye, mampu menahan diri tidak melaksanakan Salat Ied, terlebih dahulu. ‘’Ini untuk kebaikan bersama, agar bisa menekan laju penularan Covid19 ini,’’ kata Dewa.

Ia menambahkan, menurunkan tim untuk patroli gabungan  Sat Pol PP, TNI dan Polri memantau pelaksanaan Salat Ied.

Adapun 30 kelurahan yang berstatus risiko rendah dan tidak ada risiko, diantaranya untuk zona tidak ada risiko atau zona hijau yakni Kelurahan 27 Ilir, Kelurahan 28 Ilir, Kelurahan 29 Ilir, Kelurahan Karang Anyar, Kelurahan 2 Ulu, Kelurahan 12 Ulu, Kelurahan 13 Ulu, dan Kelurahan 14 Ulu. Kemudian, Kelurahan 22 Ilir, Kelurahan 13 Ilir, Kelurahan 14 Ilir, Kelurahan 16 Ilir, Kelurahan 18 Ilir, Kelurahan 1 Ilir, dan Kelurahan 11 Ilir Palembang.

Sementara untuk kelurahan dengan zona risiko rendah, diantaranya Kelurahan 35 Ilir, Kelurahan Kemang Manis, Kelurahan 36 Ilir, Kelurahan 1 Ulu, Kelurahan 3-4 Ulu, Kelurahan Keramasan, Kelurahan Kemang Agung, Kelurahan Komperta, Kelurahan 23 Ilir, Kelurahan 24 Ilir, Kelurahan 19 Ilir, Kelurahan 5 Ilir dan Kelurahan 2 Ilir, Kelurahan Sako Baru, dan Kelurahan Sri Mulya.

Sedangkan untuk kelurahan dengan zona orange, diantaranya Kelurahan 15 Ulu, Kelurahan 16 Ulu, Kelurahan Sentosa, Kelurahan Bagus Kuning, Kelurahan Plaju Ulu, Kelurahan Ario Kemuning, Kelurahan Sei Buah, dan Kelurahan Alang-Alang Lebar.

“Meskipun secara keseluruhan untuk perhitungan per kecamatan semua 18 kecamatan masih berstatus risiko tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Palembang H Harnojoyo dan Kepala Kantor Kemenag Palembang H Deni Priansyah mengeluarkan Surat Edaran Bersama No: 1/SEB/II/2021 tertanggal 7 Mei 2021 yang ditandatangani dua pejabat tersebut.

Dalam Surat Edaran Bersama tersebut, ditentukan bahwa hanya RT dan Kelurahan yang bertatus zona kuning diperbolehkan menggelar Salat Ied dan takbiran menyambut Hari Raya IdulFitri. Takbiran keliling ditiadakan untuk mencegah kerumunan. Masjid yang melaksanakan Salat Ied hanya diperbolehkan mengisi maksimal 50 persen daya tampung masjid atau musala. (wi2k/dey)

Komentar

Berita Lainnya