oleh

Ratusan Aset Lahan Pemkot Pagaralam Belum Sertifikat

PAGARALAM –  Gencarnya Dinas Kawasan Pemukiman Perumahan dan Pertanahan Kota Pagaralam (DPKPP) Kota Pagaralam mensertifikatkan aset lahan untuk mendukung percepatan pembangunan.

Tak dipungkiri, akibat aset lahan bermasalah, justru menghambat rencana pembangunan. Sebut saja untuk rencana pembangunan jalan ataupun gedung.

Diutarakan Plt Kepala DPKPP Kota Pagaralam, Dapid Kenedy ST MM melalui Kabid Pertanahan, Sunandar ST MSi Selasa (22/9), kondisi saat ini masih ada aset belum atas nama Pemkot Pagaralam. \

“Saat ini, pesertifikatan aset lahan terus diprogramkan di dinas,” katanya.

Adanya upaya penertiban aset itu untuk menghindari menjadi objek sengketa.

“Jika tidak diantisipasi dengan program ini, justru kedepannya menjadi penghambat program pembangunan bagi Pemerintah Kota Pagaralam. Tiap tahun pensertifikatan aset berupa lahan milik Pemkot Pagaralam diprogramkan,” ucapnya.

Tahun ini saja 25 persil ditargetkan selesai untuk disertifikatkan. Bidang Pertanahan DPKPP Kota Pagaralam bersama BPN sudah crosscek ke lapangan melakukan pengukuran ulang terhadap 25 persil tersebut di lapangan.

Mengenai kondisi aset apakah masih banyak yang belum disertifikatkan?

Jawab Sunandar, masih banyak. Oleh karenanya perlunya program pensertifikatan.

“Yang jelas, seluruh aset khususnya berupa lahan secara bertahap kita sertifikatkan. Tujuannya sebagai langkah pengamanan aset,” terangnya. Sejauh ini, aset Pemkot Pagaralam berupa lahan mencapai 268 persil.

“Dari jumlah ini baru tercatat 78 persil yang sudah disetifikatkan oleh DPKPP Kota Pagaralam sejak 2017 silam,” pungkasnya. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya