oleh

Ratusan Guru Pelosok Muratara Resah

-Hukum-55 views
MURATARA – Kerap kali menjadi korban dan objek aksi kriminalitas, ratusan guru pelosok dan guru garis depan (GGD) di wilayah Kabupaten Muratara, semakin resah. Menanggapi keresahan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, Sukamto meminta guru pelosok dan GGD segera pindah dan mencari tempat tinggal yang dekat di permukiman warga.
Awal salah satu guru pelosok di Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, menuturkan saat ini mereka merasa jaminan keamanan mereka sangat kurang. Pasalnya hampir puluhan kali, guru pelosok dan GGD di wilayah itu menjadi korban aksi kriminalitas.
“Banyak barang-barang di curi mas, jadi kita juga resah. Kejadian itu bukan satu atau dua kali, kami seperti member korban kriminalitas, kejadiannya selalu berulang-ulang,” kata Rabu (11/9).
Dia mengungkapkan, aksi pencurian itu sering terjadi saat mereka tengah melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah. Sedangkan permukiman guru yang mereka tempati memang sering sepi saat jam aktivitas.
Dia mengaku, kondisi keresahan itu hampir selalu dirasakan seluruh guru pelosok dan GGD di wilayah Muratara. Bahkan cukup banyak rekan-rekannya yang sudah mengadukan itu ke Dinas Pendidikan.
“Kita tidak tahu harus berbuat apa, padahal kita datang ke pelosok untuk mengajar dan memberikan pendidikan. Tapi kalau tidak aman, tentunya kami juga resah,” timpalnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya