oleh

Ratusan Massa Paksa Masuk Mapolres PALI

PALI – Ratusan massa aksi mendatangi gedung Mapolres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan memaksa masuk ke areal perkantoran, sehingga saling dorong mendorong tidak terhindarkan antara petugas Kepolsian dengan massa ini.

Tak ayal, kendaraan taktis water cannon terpaksa disemprotkan petugas ke ratusan masa ini, untuk menghentikan kerumanan warga tersebut. Namun, hal tersebut adalah simulasi dalam pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten PALI, 9 Desember mendatang.

Kapolres PALI, AKBP Yudhi Suharyadi menjelaskan, bahwa pihaknya melakukan simulasi pengamanan Pilkada PALI tersebut, tidak lain untuk memberikan rasa aman mulai dari tahapan hingga penetapan sampai pemungutan suara.

“Dua pertiga pasukan, kita siagakan ditambah nanti ada BKO (Bawah Kendali Operasi,red) dari Polda Sumatera Selatan maupun Polres terdekat,” ungkap Kapolres, Kamis (27/8).

“200 orang personil kita libatkan. Dalam sistem pengamanannya mulai dari peserta orang baik cabup-cawabup, tempat maupun barang,” tambah mantan Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Dirinya mengimbau, para peserta maupun pendukung, diwaktu pendaftaran nanti tidak perlu kompoi. Dimana dalam hal pendaftaran harus menerapkan protokol kesehatan ditengah pendemi Covid-19 ini.

“Salah satunya ialah jangan ada arak-arakan dalam pendaftaran nanti. Kami harap bisa dilaksanakan demi keselamatan bersama ditengah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya