oleh

Ratusan Motor Dirusak, Ciptakan Skenario Adu Domba dan Fitnah

-Headline-115 views

Ratusan sepeda motor yang terparkir di sekitar Gereja Santa Theresia, Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat rusak karena dirobohkan oleh sekelompok orang.

Dari pantauan di lokasi, Kamis (23/5) dari ratusan yang dirobohkan, terlihat ada sekitar tiga motor terbakar.

Anehnya, meski sepeda motor sudah roboh mencium aspal, sekelompok orang yang diduga aparat kepolisian berpakaian preman justru terus mencoba menghancurkan kendaraan dengan memukul lampu sepeda motor dan membanting helm-helm yang berada di sana.

Penghancuran ratusan sepeda motor diduga bertujuan untuk menciptakan skenario adu domba dan fitnah.

Beberapa aparat bersenjata di lokasi kejadian tampak membiarkan sekelompok orang itu tetap merusak sepeda motor.

Sebagian wartawan yang masih meliput di lokasi dihalau petugas dan dilarang untuk mengambil gambar kejadian tersebut.

“Heh wartawan, sana,” bentak petugas brimob di lapangan.

Sebelumnya, massa aksi 22 Mei yang melakukan unjuk rasa di Bawaslu RI masih bentrok dengan aparat kepolisian. Terdengar gelegar tembakan gas air mata dari kepolisian dan ledakan kembang api dari massa aksi.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 00.20 WIB, di samping gedung Sarinah, terpantau ratusan aparat kepolisan menyisir areal gedung Sarinah mencari massa aksi yang masih berada di kawasan tersebut.

Tak sedikit massa aksi yang dicokok dan diamankan oleh aparat kepolisian. Sesekali massa aksi yang tertangkap itu mendapat bogem dari oknum aparat kepolisan. Namun, tak sedikit pula yang berusaha melerai untuk menyudahinya.

“Kena lu, kena,” teriak salah seorang aparat sambil membekuk massa aksi, di Sarinah, Kamis (23/5) dini hari.

“Udah, udah hey, udah! Mampus nanti itu hey,” teriak salah seorang aparat yang melerai.

(rmol/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya