oleh

Razia Lapas Serentak

SUMEKS.CO, RUPIT – Kanwil Kemenkum dan HAM Sumsel melakukan razia serentak terhadap sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di wilayahnya. Selain di Lapas Kayuagung, razia juga dilakukan di Lapas kelas III Surulangun, Muratara, Selasa (6/4) pukul 20.00 WIB. Razia melibatkan unsur TNI dan Polri.

Kepala Lapas Kelas III Surulangun, Rawas Ulu, Indra Yudha mengatakan, razia yang dilakukan merupakan agenda serentak yang dilaksanakan di seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia, sebagai bagian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57.

“Hasilnya kami menemukan benda-benda yang dilarang di Lapas. Kemungkinan barang barang ini diselundupkan saat waktu tamu kunjungan,” kata Indra Yudha.

Menurut Indra Yudha, benda itu sangat berbahaya dan dilarang. Karena dapat menimbulkan ancaman bagi petugas maupun bagi para napi itu sendiri. Di Lapas Surulangun dihuni 232 napi dengan jumlah petugas 32 orang dan pengamanan 3 regu, dalam setiap regu terdiri dari 3 orang. Tentunya pengawasan dan pengamanan, tidak seimbang. Sehingga pihaknya mengajak TNI dan Polri dalam merazia seluruh sel tahanan, untuk menyisir benda-benda yang tidak diperbolehkan seperti narkoba, benda tajam, maupun benda lainnya.

“Alasan handphone tidak diperbolehkan di Lapas benda itu bisa digunakan mengatur transaksi narkoba, modus penipuan dan lain lain. Kami sudah sering razia, tapi keberadaan handphone ini muncul lagi,” timpalnya.

Pihaknya mengaku tidak menemukan narkotika dari razia gabungan itu. Namun sejumlah benda tajam seperti silet, pinset yang dimodifikasi, sendok paku, tali, dan lainnya banyak didapatkan.

“Kabel ilegal juga kami temukan, itu tidak boleh dan bisa mengakibatkan kebakaran. Seluruh kabel di Lapas ditanam di dalam tembok. Tidak boleh ada sambungan listrik di dalam sel tahanan,” ujarnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya