oleh

Razia Pekat, Satu Pengendara Kabur Lihat Petugas

-Sumsel-99 views
MURATARA – Maraknya aksi kriminalitas di wilayah Perbatasan Rawas Ilir-Karang Dapo, Kabupaten Muratara, yang di utarakan masyarakat melalui media sosial. Mendapat rekasi langsung dari Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Aprinaldi dan jajaran.
Aparat gabungan gelar razia secara acak untuk mengantisipasi peredaran narkotika, senjata tajam, senjata api dan aksi kriminalitas di sepanjang jalan lintas kecamatan.
Hendar warga Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, mengungkapkan. Dalam satu bulan terakhir masyarakat di wilayah Rawas Ilir, mengaku resah dengan aksi kriminalitas yang sering terjadi. Bahkan tidak jarang, warga di Rawas Ilir memposting sejumlah keluhan mengenai reaksi atas aksi kriminalitas itu.
“Wilayah kami sekarang lagi rawan, banyak begal dalam satu bulan ini sudah ado beberapo kejadian. Ado yang pelajar balek sekolah keno todong sampai tukang sayur,” katanya, Kemarin (7/11). Dia berharap, petugas terkait agar menanggapi keluhan dan kecemasan masyarakat itu dengan cepat. Dan berharap, sejumlah pelaku yang meresahkan warga tertangkap.
Dia menimpali, maraknya aksi kriminal di wilayah Rawas Ilir-Karang Dapo, diakibatkan maraknya peredaran narkotika di wilayah mereka. Menurutnya, peredaran narkotika saat ini sudah sangat membahayakan, karena setiap kali ada pesta hajatan pasti banyak ditemukan masyarakat yang memakai narkoba.
“Kalau setiap hajatan pasti ado itu narkoba, di pesta-pesta itu banyak warga yang pakai macam-macam,” timpalnya. Sementara itu, Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Aprinaldi mengungkapkan, pihaknya sudah menindaklanjuti keluhan masyarakat itu.
Menurutnya, saat ini hanya terjadi dua aksi kriminalitas di wilayah mereka dan tidak seperti yang di sangkakan oleh masyarakat. “Kita hanya ada dua laporan yang masuk, dan itu sudah kita tindak lanjuti. Kami sudah periksa saksi, olah TKP, dan mencari informasi untuk mengejar pelaku. Untuk memperketat keamanan, kami sudah melakukan razia gabungan di titik titik rawan,” bebernya.
Dia meminta, jika masyarakat menemukan informasi mengenai aksi kriminal. Diharapkan secepatnya melaporkan kejadian itu secara resmi ke pihak kepolisian, sehingga bisa ditindaklanjuti dengan cepat. “Untuk bertindak tentunya kami harus mempunyai dasar laporan. Kalau tidak ada laporan tentunya akan mempersulit penindakan,” timpalnya.
Hasil pelaksanaan razia yang mereka gelar secara acak di titiak rawan itu, banyak mendapati kendaraan yang di kendarai warga tidak memiliki kelengkapan. Dan ada salah satu pengendara yang berusaha kabur sembari meninggalkan kendaraan ketika melihat petugas.
“Rata-rata banyak yang tidak memiliki kelengkapan kendaraan, tapi ada juga satu pengendara yang kabur saat melihat petugas. Kita masih selidiki, apakah itu pelaku curas, atau yang lainnya,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya