oleh

RD Berlabuh ke PS TIRA

JAKARTA – Nama Rahmad Darmawan tetap besar meski Mitra Kukar degradasi ke Liga 2 saat ditangani pada Liga 1 2018. Buktinya, arsitek kelahiran Metro, Lampung, itu tidak nganggur lama setelah kompetisi Liga 1 tutup buku 9 Desember lalu. Rabu (2/1), manajemen PS TIRA langsung mendapuknya menjadi pelatih kepala setelah tidak perpanjang kontrak Coach Nilmaizar.

“Tentu kami memiliki beberapa pertimbangan terutama pengalaman beliau dalam melatih klub-klub Indonesia maupun di luar negeri. Saya kira sudah cukup luas dan mempunyai catatan sangat bagus karena ada diantaranya klub yang menjadi juara saat dilatih beliau seperti Persipura Jayapura,” ungkap Presiden Klub PS TIRA Bimo Wirjasoekarta, Rabu (2/1).

Selain miliki segudang pengalaman, lanjut Bimo, penunjukan Coach RD (sapaan karib Rahmad Darmawan) karena suami Dinda Ety tersebut purnawirawan dari TNI. Background itu tentu saja menjadi pertimbangan lainnya mengingat PS TIRA ini merupakan tim yang berlatar belakang TNI. Kemudian 90 persen pemainnya merupakan prajurit TNI. Salah satunya, Manahati Lestusen dan Abduh Lestaluhu.

“Bersama Coach RD, kami berharap PS TIRA bisa lebih baik lagi dari musim 2018. Mungkin targetnya realistis, yaitu berada di papan atas,” tegasnya.

Bimo menjelaskan, dengan direkrutnya Coach RD, manajemen PS TIRA mengucapkan terima kasih kepada Nilmaizar. Arsitek asal Padang ini pantas diapresiasi kinerjanya karena sukses selamatkan PS TIRA dari terjangan tsunami degradasi. Bahkan penyelamatan PS TIRA ditandai dengan kemenangan 3-1 atas tuan rumah Borneo FC. Tambahan tiga angka terakhir itu mengantarkan mereka mentas dari kubangan zona degradasi selamanya.(kmd)

Komentar

Baca Juga