oleh

Realisasi Dana CRS-PKBL Turun

-Sumsel-159 views

MUARA ENIM – Realisasi sasi dana program forum Corporate Social Responsibility Program Kemitraan Bina Lingkungan (CSR-PKBL)  dari dunia usaha tahun 2019 untuk semester pertama mencapai Rp49,69 miliar dari 14 perusahaan yang melapor. Jumlah itu mengalami penurunan bila dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp 89,99 miliar dari 17 perusahaan yang melapor.

Penurunan itu terungkap, pada acara rapat koordinasi Forum CSR-PKBL Kabupaten Muara Enim tahun 2019, disampaikan Kepala Bappeda Pemkab Muara Enim, H Ramlan Suryadi,  selaku penyelenggara.

Acara yang  berlangsung di Ballroom Hotel Grand Zuri Muara Enim itu dibuka staf ahli Pemkab Muara Enim, Panca Suryadiharta mewaili Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, Selasa (26/11)

Pada acara itu diserahkan juga penghargaan kepada manajemen PT BA Tbk Tanjung Enim yang keluar sebagai juara pertama atas CSR yang dilakukan selama ini. Kemudian juara kedua PT Medo dan juara ketiga PT Pertamina File Limau.

Menurut Ramlan, melalui forum CSR-PKBL, pihaknya telah menyampaikan dokumen RKPD non APBD tahun 2019, yang merupakan  program dan kegiatan  hasil Musrenbang Kabupaten Muara Enim tahun 2019, yang tidak dapat  dibiayai oleh APBD. Diharapkan, lanjutnya, RKPD non APBD tersebut dapat diserap sebagai kegiatan  CSR-PKBL BUMN.BUMS/BUMD sesuai wilayah kerjanya masing masing.

Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, dalam sambutan tertulis yang dibacakan staf ahli, Panca Suryadiharta pada acara itu mengatakan, percepatan pembangunan di Kabupaten Muara Enim, tidak hanya menjadi beban dan tanggungjawab pemerintah daerah semata.

Akan tetapi  hal tersebut juga menjadi tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan masyarakat. Dalam mendorong percepatan pembangunan di Muara Enim, terdapat 3 pilar utama  yang  memiliki peran siknifikan sebagai motor penggerak percepatan pembangunan yaitu pemerintah, swasta atau investor dan masyarakat.

Menurutnya, setiap elemen pembangunan tersebut, memiliki peran dan kepentingan  masing masing dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Sehingga diperlukan koordinasi dan sinergisutas , agar proses pembangunan di Kabupaten Muara Enim dapat berjalan secara harmonis  dan berkesinambungan. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya