oleh

Reformasi IT Universitas Sriwijaya. Anis Assegaf: Unsri Akhir Tahun Ini Paripurna

SUMEKS.CO – PALEMBANG – Bencana virus mendesak adanya reformasi Darmabakti perguruan tinggi. Berbasis Teknologi Informasi (IT).

Ialah, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di ruang kelas. Harus di pangkas. Cuma mengharuskan Mahasiswa untuk praktikum laboratorium;

Fisika-Kimia-Kedokteran-Penyiaran Radio Televisi, sebagainya. Selain itu, ditempuh dengan Electronic Learning (E-learning).

Universitas Sriwijaya bukan sembarang ambil kebijakan. Semua atas instruksi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem.

Refleksi dari dampak Corona Virus Disease (COVID-19). Kesehatan dan keselamatan peserta didik-tenaga pengajar jadi prioritas utama. Juga bentuk Implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Tonggak awal atas reformasi IT. Di mulai saat Pengenalan Kehidupan Kampus Merdeka Belajar (PK2MB).

Dimana, Unsri laksanakan binar besar-besaran.
10 Fakultas serentak. 8.861 Mahasiswa baru.
Selama dua hari. 9-10 September 2020.

Di utarakan oleh Rektor Universitas Sriwijaya. Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE.

“Awal dari reformasi IT perkuliahan”,

“Bahwa sampai saat ini”,

“kita minta 50 persen menggunakan IT”,

“Dalam menerapkan Kegiatan Belajar Mengajar”,

“Sambut Akademik 2020-2021,” kata Rektor Unsri ketika di wawancarai SUMSEK.CO. Saat acara Penyambutan Mahasiswa baru sekaligus pembukaan PK2MB 2020 Di Aula FH Tower FH Unsri, Kampus Palembang. Selasa (8/9).

Anis juga menambahkan Unsri tengah serius mempersiapkan.
Sejumlah pengembangan tengah di lakukan.
Agar dapat terselenggara penuh. pembelajaran berbasis IT tadi.

“Untuk supporting untuk VO kita sudah sangat besar”,

“20 tahun kedepan sudah aman”,

“Benwitch kita tingatkan”,

“Tahun ini 1/2 kali dari tahun kemarin”,

“Tahun depan akan 2 kali dari sekarang,”.

“Saya juga siapkan tim”,
“Untuk membuat program Video conference”,
“Agar Unsri mandiri, dengan punya sendiri,” ujarnya menambahkan.

Disamping itu. Masih ada kendala.
Seperti Gagap Teknologi (Gaptek) sehingga belum sepenuhnya berjalan. Hal Itu di benarkan oleh Rektor Anis Assegaf.

“Walaupun dalam praktek nya masih banyak yang Gaptek”,
“Sedang mengupdate diri”,
“Saya yakin akhir tahun ini paripurna”,
“Dengan semangat berjamaah dengan dosen, apa lagi mahasiswa nya bersemangat semua,” pungkasnya. (Bima/Mg1)

Komentar

Berita Lainnya