oleh

REI Siap Sosialisasi Status Tanah

-Ekbis-42 views

PALEMBANG – Saat ini pengembang mulai beralih dari penggunaan sertifikat hak milik (SHM) menjadi sertifikat hak guna bangunan (HBG). Namun hal ini membuat masyarakat masih berpikir panjang membeli perumahan lantaran pengurusan yang rumit.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumsel, Bagus mengatakan, di daerah lain terutama di Pulau Jawa pembangunan perumahan menggunakan HGB karena berdasarkan peraturan bahwa pembangunan perumahan yang berada satu kawasan menggunakan hak guna bangunan.

“Untuk pecah sertifikat memang dari HGB menjadi SHM dan untuk SHM itu hanya lima lembar,” kata Bagus.

Tapi, kata dia, HGB tersebut belum tersosialisasi. Jadi konsumen belum banyak yang paham. Selain, untuk pengurusan surat ribet sebab dari HGB ke SHM . Padahal HGB itu tidak ada masalah dan sama saja sebab HGB pun bisa di jaminkan. “Yang beda hanya jangka waktu saja,” ujarnya.

Karenanya, kata dia, pihaknya akan mensosialisasikan HGB ke konsumen secara perlahan-lahan kendati nanti akan ada pertentangan dengan pengembang yang membangun perumahan SHM. Tapi sejauh ini keberadaan HGB direspons sangat baik terbukti penjualan perumahan BPS Land. (yun)

Komentar

Berita Lainnya