oleh

Reka Ulang Pembunuhan, Korban Meregang Nyawa di Depan Istri Pelaku

SUMEKS.CO – Tewasnya Muhammad Yusuf (51), yang ditemukan dengan kondisi luka sabetan senjata tajam di Desa Telok Payo, Tanjung Lago, Kecamatan Banyuasin II, Minggu (19/1/2020) pukul 15.00 WIB lalu, direka ulang tim penyidik Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Jumat (20/3/2020).

Sebanyak 14 adegan yang diperankan langsung oleh tersangka Suryadi (29), sedangkan korban diperagakan peran pengganti dan sejumlah saksi termasuk Sari, yang merupakan istri tersangka Suryadi.

“Reka ulang ini untuk melengkapi berita acara berkas penyidik yang akan dilimpahkan kepada kejaksaan,” terang PS Kasubdit Jatanras Kompol Suryadi SIK MH, Jumat (20/3/2020).

Pada adegan pertama, orang tua pelaku Suharto (saksi) menemui pelaku untuk meminta bantuan membongkar rumahnya untuk dipindahkan ke Kenten. Saat itulah tersangka melihat korban dan rasa dendamnya timbul kembali.

Pada adegan selanjutnya, tersangka naik ke atas rumah untuk membongkar atap. Istri tersangka yang berada di bawah lalu didekati korban. Adegan ke tujuh, korban mendekati Sari sambil memegang parang sambil mengayunkannya.

Lalu parang tersebut pura-pura digunakan tersangka untuk menebas rumput sambil melihat gerak gerik korban. Dengan tatapan marah karena korban sudah sering melecehkan istrinya. Antara korban dan tersangka terlibat selisih paham dan saling rebutan parang.

Pada adegan ke-11, korban memukul leher tersangka. Dan korban berlari ke arah istri tersangka, namun tersangka mengayunkan parang ke arah kaki korban hingga korban terjatuh.

Kemudian, di adegan ke-12 tersangka menyerang korban hingga korban mengalami luka serius di bagian wajah sebanyak dua kali dan siku tangan kiri. Korban yang sudah tidak berdaya langsung ditinggal pergi tersangka dan kemudian menemui bapaknya dan memberitahu kalau korban tewas jatuh dari pohon kelapa.

Terakhir di adegan ke-14, korban dibawa ke ketek untuk dibawa ke rumah sakit. Dalam perjalanan, tersangka Suryadi membuang para yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.(dho)

Komentar

Berita Lainnya