oleh

Rektor Universitas Tamsis : Kami Hanya Sebagai Korban

SUMEKS.CO – Rektor Universitas Taman Siswa (Tamsis) Palembang Joko Siswanto Msi menegaskan terkait meninggalnya M Akbar (19), mahasiswa semester tiga Fakultas Universitas Tamsis saat mengikuti pra diksar resimen mahasiswa di Desa Senani, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (16/10) lalu, pihaknya hanya menjadi korban bukan sebagai pelaku atau tersangka yang sudah ditetapkan penyidik Satreskrim Polres Ogan Ilir.

“Kami meluruskan di berita sejumlah media yang menyebutkan tersangka berasal dari Universita Tamsis tetapi dari perguruan tinggi lain, kami hanya sebagai korban,” terang Rektor ke sejumlah awak media di gedung Rektorat Universitas Tamsis, Senin (4/11) siang.

Rektor juga menegaskan, penyelenggara pra diksar resimen mahasiswa juga bukan dari Universita Tamsis. “Sekali lagi kami hanya sebagai peserta saja. Secara institusi Tamsis juga sudah menjadi korban begitu juga dengan perorangan mahasiswa,” terangnya.

Pihaknya juga memberikan catatan agar kasus ini hendaknya dijadikan bahan evaluasi bagi resimen mahasiswa agar tidak terjadi lagi. “Kami mendukung kegiatan pra diksar yang dilakukan resimen mahasiswa karena kegiatan tersebut bagian dari pertahanan sipil. Kita tidak alergi dengan kegiatan pra diksar yang dilakukan mahasiswa, tapi kita meminta resimen mahasiswa Maha Wijaya untuk introspeksi diri,” tandar Joko.

Senada dikatakan Dekan Fakultas Hukum Universitas Taman Siswa Palembang, Azwar Agus SH MH, pihaknya berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga ke pengadilan.

“Kami akan menghormati proses hukum yang berjalan serta menghormati keputusan pihak keluarga korban. Juga mendukung dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum pada penyidik kepolisian untuk membuat terang kasus ini,” tukas Azwar.(dho)

Komentar

Berita Lainnya