oleh

Rencana Klopp Menangkan Liverpool Dibayangi Ancelotti

Sumeks.co – Liverpool gagal menjadikan Goodison Park, kandang Everton, untuk tempat perayaan pesta juara Premier League. Victory tiga gol tanpa balas Manchester City kontra Arsenal Kamis dini hari (18/6) WIB jadi penyebabnya. Dan, di Goodison Park pula, pesta juara Liverpool bisa kembali terhambat.

Sebab, pada Derbi Merseyside melawan Everton di Goodison Park dini hari nanti (siaran langsung Mola App/Mola Matrix/Mola Polytron Streaming pukul 01.00 WIB), Juergen Klopp dan pasukannya harus kembali bertemu Carlo Ancelotti. Carletto –sapaan Ancelotti–sudah dua kali mengusik Klopp di Liga Champions musim ini dan musim lalu.

Ya, Carletto sudah dua kali mengalahkan Liverpool besutan Klopp dua musim beruntun. Carletto melakukannya semasa masih menjadi allenatore Napoli. Dan, keduanya terjadi dalam fase grup di San Paolo, Naples. ’’Kami harus main sempurna apabila ingin melakukannya (mengalahkan Liverpool, Red),’’ klaim Ancelotti seperti dilansir dari laman Sky Sports.

Sejak menukangi The Toffees –julukan Everton– ini bukan kali pertama Ancelotti bertemu Klopp musim ini. Dia gagal memenangi adu taktik dengan Kloppo –sapaan karib Klopp– pada laga putaran ketiga Piala FA. Ketika itu, Everton menelan kekalahan 0-1. Bedanya, saat itu Ancelotti masih eksperimen formasi dan menjajal skema 3-4-3.

Nah, sejak matchweek 22 (11/1) dia sudah menemukan formula yang cocok bagi Seamus Coleman dkk dengan formasi 4-4-2. Delapan kali memakainya, hanya dua kali klub sekota Liverpool tersebut menelan kekalahan. Skema itulah yang selalu jadi handicap Klopp menekuk Ancelotti di San Paolo.

’’Tinggal bagaimana kami menunjukkan karakter, pengorbanan, dan kepribadian pemain untuk mendukungnya,’’ sambung pelatih 61 tahun itu. Total, sepanjang karirnya, pelatih berkebangsaan Italia tersebut tiga kali memenangi adu taktik melawan Klopp. Analis sepak bola Sky Sports Charlie Nicholas menyebutkan, kunci dari skema 4-4-2 racikan Ancelotti dalam menghentikan laju Liverpool tersebut ada dari pergerakan kedua fullback-nya. Yakni, Andrew Robertson dan Trent Alexander-Arnold. Persis dengan yang dilakukan Ancelotti di Partenopei, julukan Napoli.

’’Mereka perlu menghentikan suplai bola ke trio lini depannya (Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane). Terutama ke Firmino. Aku melihat pemain-pemain bertahan Everton memiliki kualitas untuk melakukannya,’’ beber Nicholas. Selain itu, perlu ada pemain lain yang turun membantu untuk mengeblok kedua fullback tersebut.

Mantan pemain Arsenal tersebut menyebut peran wide attacker Richarlison bisa jadi opsi. ’’Tetapi, akankah Richarlison mau turun? Atau, Carletto sudah mempunyai pemblokir keduanya (Arnold dan Robertson),’’ sambung Nicholas. Bukan hanya skema permainan. Begitu pula aspek karakteristik permainan Everton.

’’Butuh memainkan permainan yang mengandalkan kekuatan fisik dan tetap berhati-hati. Mereka berdua butuh permainan yang bagus dalam sistemnya. Keduanya harus dirusak,’’ imbuh Nicholas.

Berbicara dalam laman resmi klub, Klopp mengaku bahwa bayang-bayang San Paolo ada di balik Ancelotti. ’’Ketika Anda menganalisis Everton yang sekarang, Anda harus melihat seperti apa Napoli bermain ketika bersamanya. Sebab, secara spesifik, Napoli dan Everton tak akan jauh berbeda,’’ sebut Klopp.(jawapos.com)

Perkiraan pemain

Everton (4-4-2): 1-Pickford (g); 23-Coleman (c), 5-Keane, 2-Holgate, 12-Digne; 17-Iwobi, 21-Gomes, 26-Davies, 10-Sigurdsson; 7-Richarlison, 9-Calvert-Lewin
Pelatih: Carlo Ancelotti

Liverpool (4-3-3): 1-Alisson (g); 66-Alexander-Arnold, 12-Gomez, 4-Van Dijk, 26-Robertson; 14-Henderson, 3-Fabinho, 5-Wijnaldum; 10-Mane, 9-Firmino, 11-Salah
Pelatih: Juergen Klopp

Wasit: Mike Dean
Stadion: Goodison Park, Liverpool
Live: Mola App/Mola Matrix/Mola Polytron Streaming pukul 01.00 WIB

Bursa Asian Handicap: 1 : 0

Komentar

Berita Lainnya