oleh

Rendy, Pembunuh Anak dan Istri Tewas, Organ Tubuhnya Hancur!

BANYUASIN – Rendy Arista (34), pelaku pembunuhan sadis terhadap istri dan anaknya yang masih balita akhirnya tewas.

Mantan tenaga konseling di Lapas Narkoba ini tak terselamatkan saat dirawat di RSUD Kabupaten Banyuasin.

Dia tewas dengan organ tubuh rusak akibat racun yang diminumnya, usai menghabisi istri dan buah hatinya.

Selama dirawat kondisi Rendy semakin memburuk dan tidak tertolong lagi.

Sekitar pukul 20.15 WIB, Selasa malam (27/7), warga Desa Tajamulya Philips IV Kecamatan Betung itu meregang nyawa.

Tampak suasana di kamar, TKP Rendy Arista menghabisi anak dan istrinya. (Foto inzet: Rendy Arista). Foto: Polres Banyuasin via Bubun/sumeks.co

Lantas apa yang menyebabkan Rendy meninggal?

Infeksi karena racun membuat organ tubuhnya hancur.

“Itulah penyebabnya,” ungkap Kapolsek Betung AKP Toto Hernanto, Rabu (28/7).

Setelah itu, pihak kepolisian mengantarkan jasad almarhum ke rumah duka.

Protokol Covid-19 harus diterapkan saat jasad almarhum diserahkan ke pihak keluarga.

Domisilinya di Desa Tajamulya Philip 4, Kecamatan Betung.

“Pelaku meninggal dan penyidik tetap melengkapi berkas pemeriksaan,”

“Kemudian melaksanakan gelar perkara,”

“Karena pelaku meninggal maka perkara akan di-SP3,”  jelas Toto.

Seperti diwartakan, Rendy Arista memukul kepala istri Yuti Kontesa (30) dan anaknya yang masih balita RB (3 tahun).

Keduanya dipukul dengan tabung gas 3 Kg hingga tewas.

Karena Rendy tewas, penyebab aksi sadisnya itu menjadi kabur.

Namun ada dugaan pelaku defresi berat, dan usai kejadian mencoba dua kali bunuh diri.

Pertama berusaha gantung diri di rumahnya namun gagal.

Dan terakhir, Rendy kembali mengulangi aksi bunuh dirinya dengan meminum racun tikus.

Pelaku pembunuhan yang baru satu bulan berkumpul bersama keluarganya itu akhirnya meninggal di rumah sakit. (bun)

 

Komentar

Berita Lainnya