oleh

Rentan Sengketa, Peta Wilayah Harus Dipertegas

LAHAT – Pentingnya adminitrasi kewilayahan dirasakan Bupati Lahat Ci Ujang SH. Apalagi baru satu bulan menjabat ternyata permasalahan terkait pentingnya administrasi kewilayahan begitu dirasakan. Lantaran ketika masalah tapal batas tidak jelas. Maka menyebabkan masalah sengketa. Sejauh ini baru seluruh desa di Kecamatan Suka Merindu yang peta wilayahnya sudah bagus dan baku.

Untuk itu, dirinya segera memerintahkan agar para camat maupun SKPD yang terkait agar masalah tapal batas maupun peta wilayah benar diperhatikan dan diperjelas. “Peta wilayah sangat penting. Apalagi saat ini bila ada perusahan mulai peta wilayah bergeser. Akibatnya antar desa bisa sengketa. Kalau sudah tertib maka bisa jelas,” ungkap Bupati, Jumat (11/1).

Kecamatan lain bisa mencontoh Kecamatan Suka Merindu bila peta wilayah mereka sudah baik. “Kita inginkan agar peta wilayah dan administrasi kewilayahan di Lahat ini jelas. Batas antar kabupaten, antar kecamatan maupun desa,” tukasnya.

Sementara Kepala Bagian Administrasi Kewilayahan dan Otonomi Daerah, Sukemi SE bahwa di Lahat 10 desa di Kecamatan Suka Merindu peta wilayah sudah baku. Sementara sebagian besar desa lainnya maupun kecamatan masih banyak yang berbentuk indikasi.

“Kalau semua desa dan kecamatan sudah ada peta. Tapi masih banyak yang indikasi. Memang ke depan harus diperjelas dan lebih baku lagi,” ucap Sukemi.

Sementara untuk saat ini, pihaknya merapikan peta wilayah Kabupaten. Kemudian Kecamatan lalu Desa. “Apalagi sebelumnya sempat ada permasalahan batas wilayah dengan Muara Enim. Namun sekarang sudah jelas tinggal nunggu Perpres saja,” ungkap Sukemi.(gti)

Komentar

Baca Juga