oleh

Residivis, Petik Motor Sesuai Pesanan

-Hukum-74 views

Palembang – Ternyata pelaku yang nyaris tewas dimassa saat gagal membawa kabur motor curiannya, Minggu (8/9) siang, memang sudah berniat mencari Honda Beat pesanan dari penadahnya.

Menurut Ibrahim (27), warga Talang Bali I, RT 9, Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Mariana, Kabupaten Banyuasin ini, beberapa hari yang lalu ada orang yang minta dicarikan motor Honda Beat.

“Motor punyo Febi. Kami memang sengajo ke Palembang niat nak metik motor Pak kareno ado yang mintak carike Honda Beat. Selain mudah metiknyo, motor yang kami jingok tadi memang idak tertutup lobangnyo,” aku tersangka kepada polisi.

Temannya yang berhasil kabur bernama Febri alias Febi, warga Mariana, Banyuasin yang mengendarai motor Yamaha Nmax warna hitam tanpa nomor polisi. Jika berhasil rencana motor tersebut akan dijual Rp2 juta saja.

“Kami keliling ke Palembang memang nak nyari Honda Beat. Nah pas dapat kunci T patah terus pas nak balik lagi kami dikejar wong yang keluar dari toko. Aku bawak pisau dan saat aku dikejar aku cuma nyerang security yang luko di perut itu. Aku dimassa, aku nyerah Pak,” kata Ibrahim.

Dari rekam jejaknya tersangka Ibrahim, sudah tiga kali keluar masuk penjara. Kasus yang pertama narkoba, kasus kedua dan ketiga kasus curanmor.

“Sudah tebuang 4 kali dengan ini terakhir Pak. Aku tepakso Pak kareno istri lagi hamil sebulan. Aku la lamo berhenti idak maling motor lagi kareno katik gawean lain nian jadi tepakso bae Pak,” ungkapnya menahan sakit di bagian kepalanya saat diamankan di Mapolsek Sukarami.

Hingga kini tersangka masih diamankan di Mapolsek Sukarami dan dalam pemeriksaan petugas untuk dilakukan pengembangan terhadap temannya yang berhasil kabur.(dho)

Komentar

Berita Lainnya