oleh

Resmi Dibuka, 681 Kafilah Siap Bertanding di MTQ XXIX Sumsel 2022

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Provinsi Sumsel tahun 2022 resmi dibuka langsung Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya.

Ribuan tamu undangan tampak memenuhi halaman Griya Agung Palembang, Senin (23/5) malam. Dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumsel dan seluruh kepala daerah di 17 kabupaten/kota.

“Alhamdulillah malam ini kita saksikan pembukaan MTQ XXIX dengan lancar,” kata Deru mengawali sambutannya.

Dikatakan Deru, pembukaan MTQ XXIX ini merupakan suatu berkah tersendiri bagi provinsi Sumsel. Karena katanya, Al-Quran mengajak semua dalam ketaqwaan dan kebaikan. Terlebih Sumsel menjadi tuan rumah di tahun ini.

BACA JUGA:
Bersama 999 Qori, HD-MY Ikut Membaca Taawudz di Pembukaan MTQ Sumsel

“Dalam Al-Quran mencontohkan ahlak dari Rasulullah SAW,” ujarnya.

Lanjut Deru, semua harus meneladani ahlak nabi tersebut melalui Al-Quran. Dengan diadakannya MTQ XXIX di Sumsel ini diharapkan membawa rahmat dan berkah tersendiri.

“Semoga membawa rahmat dan berkah bagi kita semua,” ucapnya.

Lebih lanjut Deru mengatakan, diharapkan melalui ajang ini dapat melahirkan generasi penerus yang dapat mengharumkan nama Sumsel di tingkat nasional. Terlebih diharapkan dapat meneruskan program Provinsi Sumsel yaitu satu desa satu rumah tahfiz.

“Kita harapkan dapat melahirkan bibit berprestasi yang membanggakan,” katanya.

Deru juga meminta kepada seluruh dewan hakim dan dewan penilai dapat bersifat adil profesional dan objektif dalam pada saat terselenggaranya lomba.

“Kita minta juga kepada dewan hakim agar dapat seadil adilnya saat penilaian,” tandasnya.

Diketahui, perlombaan MTQ XXIX Sumsel akan dilaksanakan pada tanggal 24 hingga 29 Mei dan akan ditutup pada 30 Mei 2022 mendatang.

Sebanyak 681 kafilah yang berasal dari 17 Kabupaten/Kota yang akan mengikuti delapan cabang perlombaan, yakni tilawah Al-Quran, tahfidz, tafsir, fahmil, syahril, khat, menulis makalah dan kaligrafi. Selain itu, penilaian akan dilakukan secara live score dengan sistem digitalisasi. (edy)

Komentar

Berita Lainnya