oleh

Resmi, Pemerintah Perpanjang PPKM sampai 8 Februari 2021, Ini Sektor yang Dibatasi…

JAKARTA – Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai dua pekan mendatang. Keputusan itu diambil dalam Rapat Terbatas tentang Laporan Komite PC-PEN yang dipimpin Presiden Joko Widodo, Kamis (21/1/2021).

Perpanjangan PPKM ini diberlakukan mulai 28 Januari sampai dengan 8 Februari 2021 mendatang.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi selama 10 hari PPKM, menunjukkan bahwa laju peningkatan kasus Covid-19 di 77 Kabupaten/ Kota masih belum dapat dikendalikan secara optimal.

“Melihat hasil monitoring harian, evaluasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, maka Pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM selama 2 minggu berikutnya,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangannya, Kamis (21/1).

Untuk mendukung perpanjangan PPKM, Gubernur diminta melakukan evaluasi berdasarkan empat parameter yang telah ditetapkan terhadap seluruh kabupaten/kota di wilayahnya.

“Yang akan digunakan sebagai dasar penetapan kabupaten/kota yang akan memberlakukan pembatasan kegiatan di periode 2 minggu berikutnya,” terangnya. Tidak tertutup kemungkinan, pemberlakuan pembatasan kegiatan ini akan diberlakukan lebih luas dengan penambahan kabupaten/kota yang baru.

“Dari peta zonasi risiko kenaikan kasus Covid-19 yang dipantau di 73 kabupaten/kota, masih terdapat 29 kabupaten/kota dengan Zona Risiko Tinggi. 41 kabupaten/kota dengan Zona Risiko Sedang dan 3 kabupaten/kota dengan Zona Risiko Rendah,” bebernya.

Perpanjangan pembatasan kegiatan ini juga akan diatur kembali dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri yang akan mengatur mengenai perubahan, perpanjangan dan perluasan atas pelaksanaan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat di daerah tertentu.

Menko Airlangga menjelaskan, setelah 10 hari pemberlakuan pembatasan kegiatan, masih banyak kabupaten/kota yang parameternya belum membaik.

Seperti misalnya, angka kasus mingguan, kasus aktif, jumlah kematian, jumlah kesembuhan.

“Menunjukkan bahwa masih banyak kabupaten/kota yang menurun parameternya. Angka keterisian TT ICU dan TT Isolasi (BOR) di ketujuh provinsi juga masih di atas rata-rata nasional,” ungkap Airlangga.

Dengan diperpanjang selama dua minggu mendatang, Pemerintah memutuskan tetap memberlakukan pembatasan kegiatan yang sama. “Dengan sedikit perubahan yaitu jam operasi mall sampai dengan pukul 20.00,” kata Airlangga.

Pembatasan kegiatan dimaksud meliputi:

1) Perkantoran WFH 75%
2) Belajar-mengajar secara daring
3) Sektor Esensial beroperasi 100%
4) Pusat belanja/mall beroperasi sampai pukul 20.00
5) Restoran: dine-in 25%, take-away diijinkan
6) Kegiatan Konstruksi 100% beroperasi
7) Kegiatan Ibadah 50%
8) Fasiltas Umum ditutup, kegiatan sosial budaya dihentikan sementara
9) Transportasi umum diatur kapasitas dan jam operasional.

“Semua pembatasan tersebut harus diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat,” tegasnya. (*/ruh/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya