oleh

Ribuan Mitra Driver Gojek Divaksinasi COVID-19 Bersama Warga Lansia di Palembang

Dukung Upaya Percepatan Program Vaksinasi COVID-19 di Tanah Air

SUMEKSCO, Palembang – Telehealth terdepan Indonesia, Halodoc, bersama Gojek, super app terkemuka di Asia Tenggara terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program pemerintah untuk melaksanakan program vaksinasi COVID-19 tahap kedua yang menyasar lansia dan pekerja transportasi publik. Hari ini (8/4) seluruh Mitra Driver Gojek diberikan kesempatan oleh Pemerintah Kota Palembang untuk mengikuti program vaksinasi bersama warga lansia di Palembang. Layanan ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Palembang, Halodoc, dan RS Hermina Palembang sebagai pelaksana vaksinasi.

Program vaksinasi ini dilaksanakan mulai tanggal 8 hingga 12 April 2021 dan menyasar 2000 mitra Gojek dengan KTP Palembang serta warga lansia. Layanan vaksinasi ini mampu mengakomodir hingga 600 peserta vaksinasi setiap harinya, dan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 petang. Semua mitra driver yang akan melakukan proses vaksinasi ini harus melakukan pendaftaran melalui aplikasi Halodoc. Saat melakukan vaksinasi, mitra-mitra driver ini harus membawa satu lansia bersama mereka untuk diberikan vaksinasi sekaligus. Proses registrasi secara online lewat aplikasi Halodoc merupakan inovasi teknologi telehealth untuk mempermudah proses vaksinasi yang aman dan praktis dengan memenuhi protokol kesehatan sehingga dapat mengurangi kerumunan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Fauziah, menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang membantu terlaksananya proses vaksinasi ini. “Mengacu kepada kebijakan Kemenkes, mitra-mitra driver online merupakan salah satu target vaksinasi tahap dua dan proses pemberian vaksinasi akan dilakukan sesuai dengan ketersediaan vaksin. Mitra driver Gojek adalah bagian dari masyarakat Palembang, sekaligus sebagai salah satu tulang punggung perekonomian di kota Palembang. Memberikan vaksin bagi mitra-mitra Gojek merupakan upaya dari Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kesehatan untuk memberikan perlindungan bagi warganya sekaligus upaya untuk sesegera mungkin mengakhiri pandemi COVID-19 di Kota Palembang. Khusus untuk mitra-mitra yang masuk kategori lansia kami bisa memberikan vaksin hingga 100%,” jelas dr. Fauziah.

RS Hermina Palembang membagi pelaksanaan vaksinasi ini ke dalam 3 zona, dimana secara keseluruhan bisa melakukan vaksinasi dengan kecepatan 80 orang setiap jamnya. Proses vaksinasi memerlukan waktu kurang lebih 60 menit untuk setiap orang. Mulai dari proses registrasi, pengecekan kondisi kesehatan, vaksinasi dan proses observasi selama 30 menit untuk melihat reaksi KIPI atau Kejadian Ikutan Paska Imunisasi kepada setiap penerima vaksinasi. Pemanfaatan aplikasi Halodoc untuk proses registrasi, efektif mencegah kerumunan dan seluruh proses berjalan lebih aman dan nyaman. RS Hermina Palembang sendiri dipilih karena memiliki area yang cukup untuk mengakomodir ratusan mitra yang akan menjalani vaksinasi dan memiliki tenaga medis yang mumpuni untuk melakukan proses vaksinasi.

Direktur RS Hermina Palembang, dr. Reny Puspita, MARS menyatakan, ”Rumah Sakit Hermina Palembang selalu siap mendukung program pemerintah untuk memberikan vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat, terutama yang masuk kategori prioritas seperti pekerja transportasi publik dan online serta golongan lansia. Kerjasama antara Gojek, Halodoc, dan Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kesehatan ini tentu membantu proses pemberian vaksinasi ini terlaksana dengan teratur dan efisien. Harapannya tentu saja hal ini akan mempercepat proses penanganan COVID-19 secara keseluruhan di kota Palembang.”

Proses vaksinasi di kota Palembang untuk mitra driver ini sendiri adalah kali kedua setelah Gojek bersama Dinas Kesehatan Kota Palembang memberikan 100 vaksinasi bagi mitra driver lansia di Puskesmas Sosial, Sukabangun, Palembang, pada tanggal 20 Maret 2021 silam. Dalam proses vaksinasi kali ini, Dinas Kesehatan Kota Palembang menyediakan 2000 vaksin bagi mitra driver dan lansia yang akan disuntikkan oleh 5 tim tenaga medis dari RS Hermina Palembang, dengan total tenaga medis mencapai 30 orang.

Head of Public Policy and Government Relations Gojek Sumbagsel, Kenn Lazuardhi Syarnubi menyatakan,”Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Palembang melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Ibu dr. Fauziah & Kasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional Bpk. Erikson Siregar, kepada Halodoc yang membantu proses registrasi para mitra Gojek dan tentu saja RS Hermina yang telah bersedia menyediakan area untuk penyuntikan vaksin bagi mitra driver Gojek di Palembang dan juga lansia. Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada Gojek untuk berkolaborasi dalam upaya pengentasan pandemi Covid-19 di kota Palembang. Kami berharap dengan pemberian vaksin ini mitra driver Gojek bisa memberikan pelayanan lebih optimal kepada para pelanggan dengan tetap mengedepankan J3K atau Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan. Sehingga pelanggan mendapatkan nilai lebih atau value for money dalam setiap layanan yang kami berikan, karena mitra-mitra yang menjadi ujung tombak secara konsisten menjalankan protokol kesehatan J3K dan kini bahkan sudah menerima vaksin dari pemerintah.”

Sementara itu, Vice President Government Relations dan Corporate Affairs Halodoc, Adeline Hindarto menyampaikan apresiasi pada Gojek dan RS Hermina atas kepercayaan dalam menggunakan aplikasi Halodoc sebagai platform penjadwalan vaksinasi. “Berangkat dari pengalaman kami dalam mengelola pembuatan janji secara daring selama beberapa tahun belakangan ini, kami sangat berbahagia dapat menjadi bagian dari gerakan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Palembang, Gojek, dan RS Hermina. Kami percaya bahwa kerja sama ini seperti ini dapat mempercepat pelaksanaan program vaksinasi nasional dan mempercepat pemulihan roda ekonomi.”

Salah satu mitra driver roda dua Gojek di Palembang, Chevry menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah yang memberi perhatian kepada mitra driver Gojek, sebagai bagian dari pekerja transportasi publik. “Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatian kepada kami para pekerja transportasi online. Kami merasa lebih aman dengan adanya vaksinasi ini karena kami setiap hari bertemu dengan berbagai macam orang saat ini. Semoga dengan vaksinasi ini pandemi bisa segera berlalu dan kita semua bisa kembali beraktivitas dengan normal,” ungkap Chevry.

Pasca pemberian vaksin bagi mitra-mitra Gojek di tahap pertama ini, akan diberikan vaksinasi kedua yang akan digelar 28 hari sejak vaksin pertama diberikan. Kendati telah diberikan vaksinasi seluruh mitra driver Gojek tetap menjalankan protokol kesehatan J3K, atau Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan, dengan memakai perangkat keamanan dan kebersihan diri dengan lengkap selama bekerja dan melaporkan diri ke Posko Aman J3K yang terletak di 5 titik di berbagai wilayah Kota Palembang untuk mendapat desinfeksi kendaraan dan pengecekan suhu mitra setiap 2 minggu sekali.

 Tentang Gojek Group 

Gojek merupakan perusahaan teknologi terdepan di Asia Tenggara, yang memelopori model Super App dan ekosistem terintegrasi. Gojek didirikan dengan keyakinan bahwa teknologi dapat mempermudah kehidupan sehari-hari dengan menghubungkan konsumen dengan penyedia barang dan jasa terbaik di bidangnya.

Sejak awal berdiri pada 2010, Gojek mengawali perjalanannya dengan layanan kurir pengantaran barang dan transportasi roda dua. Aplikasi Gojek pertama kali diluncurkan pada Januari 2015 di Indonesia, dan kini telah berkembang menjadi Super App terdepan di Asia Tenggara, menawarkan berbagai layanan mulai dari transportasi dan pembayaran digital, pesan-antar makanan, logistik, dan berbagai layanan on-demand lainnya.

Gojek kini beroperasi di 207 kota di lima negara di Asia Tenggara. Per kuartal ketiga 2019, aplikasi dan ekosistem Gojek telah diunduh oleh lebih dari 155 juta kali oleh pengguna Gojek di Asia Tenggara.

Sebagai Super App, Gojek berkomitmen untuk terus menawarkan cara pintar guna memecahkan masalah yang masyarakat hadapi sehari-hari, sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup jutaan masyarakat pengguna aplikasi Gojek di Asia Tenggara, khususnya di sektor informal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sejalan dengan misinya untuk mempermudah kehidupan sehari-hari serta menciptakan dampak sosial positif dalam skala besar bagi pengguna, mitra pengemudi, mitra penyedia layanan, serta mitra bisnis dan UMKM di dalam ekosistemnya, pada Agustus 2019 Gojek menempati urutan ke-11 dari 52 perusahaan berskala internasional dan menjadi satu-satunya perusahaan dari Asia Tenggara yang berhasil masuk untuk kedua 3 kalinya ke dalam daftar Perusahaan yang Mengubah Dunia versi Majalah Fortune tahun 2019 (Fortune’s “Change the World” 2019). (ril)

Komentar

Berita Lainnya