oleh

Ribuan Pelaku UMKM di OKU Ajukan Bantuan Ke Pemerintah

Baturaja – Tak hanya masyarakat miskin saja yang mendapat bantuan dari pemerintah akibat terdampak Covid-19. Namun kalangan usaha kecil dan menengah juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

Di Kabupaten OKU, ribuan masyarakat pelaku usaha mikro kecil dan menengah beramai ramai mengajukan permohonan bantuan. Apalagi tahap pertama lalu sudah banyak masyarakat yang menerima bantuan tersebut.
Bantuan dana Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tahap II ini, merupakan l upaya memulihkan ekonomi nasional sebagai dampak pandemi Covid-19. Program Pemulihan Ekonomi oleh kementrian koperasi dan UKM disambut baik oleh pelaku usaha kecil yang memang menerima dampak dari covid-19 dengan menurunnya daya beli masyarakat.

Ribuan warga kini berduyun-duyun mengajukan berkas syarat penerima bantuan seperti yang sudah dinikmati oleh sebagian masyarakat yang mengajukan pada tahap pertama dibulan September lalu yang telah mencairkan dana bantuan sebesar 2,4 juta rupiah itu.

Ermuni, Kabid Pemberdayaan Koperasi dan UKM Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten OKU Mengungkapkan banyak pendaftar yang datang ke kantor nya.
” Sudah 3 hari ini mereka datang utnuk mendaftarkan diri. kita selaku pendata ya kita terima. nanti akan kita ajukan ke kementrian karena yang memutuskan dapat bantuan atau tidaknya ada di kementrian.” Ujar Ermuni.

Ia menjelaskan saat ini kementrian membuka pendaftaran hanya untuk memenuhi kuota saja. Dimana kementerian akan memberikan bantuan untuk 12 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah.
” Kuotanya kan 12 juta UMKM. jadi pembukaan ini hanya untuk memenuhi kuota itu. sementara yang sudah mendaftar pada tahap pertama sudah 9 juta UMKM. jadi masih ada 3 juta UMKM lagi. namun ini untuk seluruh Indonesia dan jika kuota itu sudah terpenuhi maka akan di tutup pendaftaran.” jelasnya.

Untuk pendaftaran tahap ke 2 pihaknya memberi tenggang waktu hingga minggu ke tiga di bulan November. “Memang surat edarannya seperti itu. kita tunggu hingga minggu ketiga bulan November.” tambahnya.

Menurutnya mekanisme penyetoran berkas ke kementrian, Ermuni mengaku akan mengirimkan berkas yang sudah masuk tanpa menunggu berkas menumpuk. Karena dalam sehari ada sekitar 500- 1000 berkas yang masuk.
” Mana yang sudah masuk akan kita kirimkan. kita tidak mungkin menunggu hingga berkas ini menumpuk. karena kita tidak punya orang yang akan mengerjakannya. jadi yang sudah duluan mendaftar akan langsung kita kirimkan.” Kata Ermuni.

Pada pendaftaran pada tahap pertama, Ermuni mengaku sudah mengajukan sebanyak 4131 berkas UMKM. Menurutnya ada beberapa pelaku usaha yang sudah cair dan menerima bantuan tersebut.

” Yang kita ajukan sudah 4131 berkas. namun kita tidak tahu apakah sudah cair semua atau belum. karena cairnya pun bertahap dan bukan melalui kita. namun melalui bank penyalur. tetapi info baiknya yang pengajuan tahap pertama itu sudah ada yang cair. namun jumlah nya berapa kita tidak tahu.” Jelasnya.

Sementara itu, Yanti warga pasar Baru Baturaja mengaku ikut mengajukan bantuan karena saat ini warung miliknya sepi pembeli sehingga jumlah pemasukan sedikit bahkan untuk memenuhi kebutuhan ia terpaksa mengambil modal dagangannya. Oleh karena itu ia mengajukan bantuan kepada pemerintah dengan harapan bisa kembali menambah barang dagangan.

” Sekarang kami butuh modal untuk mengisi kembali warung kami, karena modal sebelumnya sudah habis karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara kami tidak menerima bantuan dari program pemerintah sebelumnya,” Kata Yanti. (Ar)

Komentar

Berita Lainnya