oleh

Ringkus Bandar Sabu Jaringan Malaysia

-Hukum-1 views

Palembang – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel berhasil meringkus Uzama (44), salah satu bandar narkoba saat berada di Kabupaten Tembilahan, Provinsi Riau, pasca pengungkapkan kasus 23 kilogram sabu-sabu (SS) dan 7.741,5 butir pil ekstasi minggu lalu.

Tersangka Uzama dalam penyelidikan petugas, berperan sebagai pengendali masuk narkoba dan penyebarannya di Sumsel. Petugas sebelumnya juga mengamankan dua kurir yakni Yuswadi (40), warga Aceh dan Andi Eka Putra (35), warga Jl Amin Aini, Kelurahan Lego, Baturaja, Kabupaten OKU Rabu (7/8).

“Setelah kita lakukan pengembangan kita amankan bandarnya di Tembilahan. Tersangka sebagai pengendali,” kata Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman, didampingi Kasi Pemberantasan AKBP Agung, kepada awak media, Senin (12/8).

Dari barang bukti yang diamankan rencananya akan diedarkan di Palembang, termasuk juga ke berbagai Kabupaten/kota di Sumsel. Bahkan juga akan diedarkan hingga ke Provinsi Lampung.

“Tersangka yang kita amankan merupakan jaringan internasional dari Malaysia. Masuk dari Batam Kepulauan Riau, dan lalu ke Sumsel, selanjutnya menuju Lampung. Dan Sumsel ini bukan saja sebagai tempat persinggahan, tetapi juga tempat pengaturan sebelum diedarkan,” bebernya.

Sebelumnya, BNNP Sumsel meringkus Yuswadi dan Andi Eka di dua tempat yang berbeda pada Rabu lalu. Tersangka Yuswadi diringkus saat berada di sebuah loket bus yang berada di Jl Kolonel H Burlian Km 9 Palembang.

Ikut diamankan barang bukti satu bungkus plastik berisi ribuan butir pil ekstasi. Dari pengakuan tersangk Yuswadi dia mendapatkan barang haram tersebut dari Andi Eka.

Dari rumah kontrakan tersangka Andi Eka di Kabupaten Ogan Ilir dan petugas menemukan 23 bungkus SS dengan dan empat bungkus narkoba jenis pil ekstasi.
“Pengungkapan ini berkat laporan dari masyarakat. Dan masih ada satu tersangka yang saat ini dalam pengejaran kita,” tutup John.(dho)

Komentar

Berita Lainnya