oleh

Rivat Koperatif Beri Keterangan

PRABUMULIH – Tersangka pembunuhan di Karaoke Diva, Rivat Eka Saputra (42) kondisinya relatif baik dan sehat sejauh ini.

Dalam melengkapi berkas kasus menjeratnya, Rabu lalu (2/12/2020), penyidik Unit Satreskrim Polres Prabumulih kembali meminta keterangan tambahan.

Didampingi dua pengacaranya, Yulison Amprani SH MH dan Sanjaya SH. Rivat koperatif memberikan keterangan, seputar kasus pembunuhan terhadap Aprio Hananda (34) merupakan selingkuhan istrinya, Yebi (37).

“Kondisi klien kita (Rivat, red), sejauh ini baik dan sehat. Dan, ia koperatif dalam memberikan keterangannya kepada penyidik,” aku Yulison, salah satu pengacaranya dikonfirmasi Sumeks.co, Kamis (3/12/2020).

Diakuinya, dalam keterangannya kepada penyidik tidak ada niat membunuh Aprio Hananda. Alias, melakukan pembunuhan berencana.

“Klien kita khilaf dan sangat menyesal atas kejadian itu, melihat istrinya bersama di Room 3 Karaoke Diva diketahui melalui GPS dipasangnya di sepeda motor istrinya Yebi. Usai memijam sepeda motor temannya, kabur dari Niru tempatnya bekerja,” terangnya.

Belakangan, kata Yulison, kliennya terbawa emosi melihat korban dan istri tengah bermesraan. Lalu, pisau tersebut digunakannya ke tubuh korban sebanyak 7 kali. Dan, membuat korban akhirnya meninggal dunia di Room 3 Karaoke Diva.

“Pembunuhan klien kita bersifat spontan saja, ia pun mengakuinya. Tidak ada perencanaan, sakit hati dan terbakar api cemburu serta harga dirinya. Akibat itulah, ia khilaf melakukan pembunuhan itu,” beber Yulison.

Sambungnya, pemberian keterangan tambahan ini dibutuhkan, untuk kelengkapan berkas perkara guna melakukan rekontruksi dihadap jaksa penuntut umum (JPU). Sebelum akhirnya, berkas kasus pembunuhan ini di limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

“Apalagi, jauh sebelum kejadian telah mengingatkan baik istrinya. Lalu, korban, dan orang tua korban. Agar menyudahi perselingkuhannya sebanyak tiga kali, karena telah merusak rumah tangga klien kami telah susah payah dibinanya hingga 15 tahun,” tukasnya.

Polisi sendiri, kata dia menjerat Rivat dengan Pasal 351 KUHP dan Pasal 338 KUHP. Ancamannya, kata dia 20 tahun penjara.

“Sebagai kuasa hukum, selain melakukan pendampingan hukum secara maksimal. Juga, melakukan pembelaan terhadap tersangka sehingga meringankan hukumannya. Apalagi, pembunuhan ini sifatnya spontanitas. Akibat, ulah sang istri berselingkuh dengan korban,” pungkas pengacara bertubuh besar ini.

Hal itu tidak ditampik, Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH MH. “Sejauh ini, kondisi korban relatif baik. Selama pemeriksaan, tersangka koperatif memberikan keterangannya dalam menuntaskan berkas kasus menjeratnya,” beber Rahman.

Terang Rahman, kalau berkasnya sudah lengkap. Sebelum diserahkan ke Kejari, untuk membuat terang kasus pembunuhan di Karaoke Diva. Jelas, segera dilakukan rekontruksi terlebih dahulu.

“Minggu ini, kalau tidak ada halangan kita lakukan rekontruksi. Soal lokasinya, masih kita pertimbangan. Demi, keamanan pelaksanaan rekontruksi,” pungkasnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya