oleh

Riza Jabat Kapala Definitif Disdik Sumsel, Sekdisdik: Bersama Optimis Cetak Siswa Berprestasi

SUMEKS.CO, PALEMBANG – H Riza Fahlevi MM ditetapkan secara definitif sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Disdik Sumsel) oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru melalui Wakil Gubernur, H Mawardi Yahya. Senin (25/1/2021)

Riza mengatakan, bukan hal yang mudah bagi dirinya mendapat kepercayaan sebagai Kepala Dinas Pendidikan. Akan tetapi dengan kerjasama yang solid bersama seluruh jajaran pendidikan Sumsel, semua dapat diwujudkan, tidak lain ialah mencetak prestasi.

“Kita harus tampil semaksimal mungkin dengan prinsip pelayanan, agar menghasilkan sumber daya pendidikan yang berkualitas dan membanggakan Sumatera Selatan dengan prestasi,” katanya saat dibincangi SUMEKS.CO usai pengukuhan di Graha Bina Praja.

Sementara itu, Sekretaris Disdik Sumsel, H Markoginta Spd MM menyampaikan, Ia memandang optimis dibawah kepemimpinan Kadisdik Riza Fahlevi pendidikan di Sumsel akan berbuah prestasi.

Marko, menempatkan pada totalitas Kadisdik Riza dalam menjalani tugas di dua bidang, selain pelaksana tugas kepala dinas pendidikan juga menjabat sebagai staf ahli gubernur dibidang SDM dan masyarakat.

“tidak ada yang berubah malahan lebih baik lagi, saya yakini hal itu. Apa lagi dengan status beliau (Riza) sekarang kita semoga makin banyak raih prestasi,” kata Marko otimis.

Adapun sekarang yang menjadi fokus Disdik Sumsel, selain mengawal pembelajaran secara daring juga gencar melakukan sosialisasi asesmen nasional (AN). AN merupakan program Kementerian Pendidikan sebagai pengganti Ujian Nasional (UN).

Disini yang harus diluruskan, sambung Marko, AN bukan lah sebagai penentu kelulusan Siswa. Akan tetapi lebih kepada bentuk penilaian siswa selama melakukan pembelajaran dari sekolah yang ditumpukan pada guru disekolah tersebut (Peta mutu pendidikan).

“gencar kita lakukan disetiap 17 kab/kota, agar semua satuan kerja pendidikan memahami apa itu asesmen nasional, khususnya bagi siswa didik dan guru. Sebab nantinya penilaian akan berlangsung secara objektif dilakukan guru ke siswa, mulai dari pengetahuan kognitif siswa sampai aktifitas sosial dibawah pengawasan sekolah,” pungkasnya. (bim)

Komentar

Berita Lainnya