oleh

Romo KH Abdul Latif Madjid Wafat

SUMEKS.CO-KEDIRI- Innaa Lillaahi Wainna Ilaihi Roojiuun. Kabar dukacita  datang dari Kedunglo, Kediri, Jawa Timur (Jatim). Romo KH Abdul Latif Madjid, pengasuh Perjuangan Salawat Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo, Bandar Lor, Mojoroto, Kota Kediri, wafat, tadi pagi pukul 06.30 WIB
Kepulangan Almarhum Ke Rahmatullah menyebar ke seluruh grup, alumni, dan grup Asparagus, Asosiasi Para Gus.
Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar atau yang bisa disapa Gus AB membenarkan kabar meninggalnya tokoh Salawat Wahidiyah yang biasa dipanggil Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid ini.Dan saat ini ribuan jemaah memadatangi lingkungan pondok tersebut.
 “Inalillahi wainailaihi rojiun. Iya benar (meninggal dunia),” ujar Gus AB kepada wartawan  (23/11/2020). Kepergian Romo Kiai Abdul Latif cukup mengejutkan, terutama bagi para pengamal Salawat Wahidiyah. Sebab, Pengasuh Pondok Kedunglo  sebelumnya masih terlihat di acara pernikahan.
 “Tadi malam masih melaksanakan akad nikah di pondok,” ujar Gus AB. Informasi yang dihimpun, sebelum meninggal dunia, Romo Kiai Abdul Latif RA sempat dilarikan ke Rumah Sakit Gambiran Kota Kediri. Hal itu terlihat dari adanya rombongan kendaraan pondok dan mobil jenazah yang meluncur dari rumah sakit menuju kediaman.
Rencananya jenazah dimakamkan di kompleks permakaman keluarga di lingkungan pondok. Menurut Gus AB, almarhum dikenal sebagai pejuang. Salawat Wahidiyah merupakan salawat yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW. . Salawat Wahidiyah kali pertama kali ditaklif  oleh almukarrom Romo KH Abdul Madjid Ma’roef QS (wafat 1989), yakni ayah Romo KH Abdul Latif Madjid.
Selain pejuang salawat yang gigih, almarhum Abdul Madjid juga dikenal sebagai pejuang kemandirian ekonomi yang mumpuni. Sebut saja digelarnya mujahadah kubro salawat Wahidiyah yang selalu dihadiri ribuan pengamal salawat Wahidiyah.
Acara rutin tersebut selalu berdampak positif bagi ekonomi warga sekitar pondok pesantren. Sebagai pengasuh Ponpes Kedunglo, sosok Kiai Abdul Latif dikenal dekat dengan masyarakat. Almarhum juga sangat dihormati. “Kami ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid,” kata Gus AB.(ckm/inews/rdr)

Komentar

Berita Lainnya