oleh

RSUD Martapura Kejar Akreditasi

-Sumsel-194 views

MARTAPURA – RSUD Martapura terus menyelesaikan tahapan-tahapan menuju akreditasi diakui, agar rumah sakit plat merah tersebut bisa melayani pasien BPJS di bumi sebiduk sehaluan. Batas akreditasi diberikan Kemenkes sampai bulan Juli 2019 ini.

“Ada 15 pokja yang akan kita ajukan ketika tim Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS)  ketika survey akreditasi dilakukan yang direncanakan pada 27 sampai 29 mei 2019 mendatang,”kata  Direktur RSUD Martapura dr Dedy Damhudy ketika diwawancarai saat melaksanakan bimbingan sistem evakuasi pasien ketika ada pasien yang tiba-tiba saja pingsan (code blue).

Sebelum menghadapi survey Akreditasi, diterangkan Dedy pihaknya meminta agar ada simulasi  terlebih dahulu dilakukan agar persiapan lebih matang yang mana akan digelar pada tanggal 2 sampai4 mei mendatang.

Selain itu ada juga sejumlah tahapan yang terlebih dahulu yang harus diselesaikan pihaknya, seperti bimbingan, whoskop yang mana dua tahapan ini memakan waktu selama delapan hari, yang  mana timnya didatangkan dari RSMH Palembang yang ditunjuk Kemenkes RI.

“Jadi bimbingan dan whoskop ini  dibagi menjadi dua termin, yaitu tanggal 19-22 mei, dilanjutkan ditanggal 26-29 mei dan timnya dari RSMH Palembang langsung,”terang Dedy Senin (15/4) kemarin.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan hari ini, diterangkanya simulasi Code Blue merupakan rangkaian dari pada akreditasi yang akan   dinilai nanti. Dimana RSUD Martapura harus mampu melakukan evaluasi pasien jika terjadi pingsan tiba-tiba kepada pasien, dan hal itu harus ada dirumah sakit.

“Simulasi ini kan gunanya untuk kesiapan petugas kita dilapangan, baik bidan, satpam dan juga dokter yang akan menanganinya, tindakan apa yang terlebih dahulu dilakukan ketika ada pasien yang pingsan tiba-tiba, kan ada namanya pertolongan dasar, nah simulasi  atau bimbingan itu diberikan kepada para petugas kita,”tambahnya.

Dari 15 pokja yang diajukan,  lanjut Dedy, pihaknya berharap dan memasang target RSUD Martapura bisa mencapai Akreditasi (Diakui) oleh pusat. Karena selama ini RSUD Martapura belum ada akreditasi.

 “Kalau RSUD Martapura belum ada akreditasi, MoU BPJS dengan rumah sakit kita diputus, oleh maka itu, kita kejar ketinggalan itu,”terangnya.(sal)

Komentar

Berita Lainnya