oleh

Rumah dan Sawah Terendam Banjir

EMPAT LAWANG – Akibat luapan Sungai Air Keruh di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), puluhan rumah warga di Desa Muara Aman terendam banjir, Rabu (24/6/2020). Camat Paiker Noperman Subhi mengatakan, selain merendam pemukiman warga, luapan sungai juga merendam sawah sekitar 50 hektar.

“Rumah warga ada sekitar 30an yang kebanjiran, kandang ternak serta SD Negeri 10 ikut terendam,” kata Noperman.

Dikatakannya, dalam musibah tersebut tidak sampai mengakibatkan rumah warga hanyut. Tapi dirinya mengkhawatirkan rumah warga yang masih terbuat dari kayu.

“Alhamdulillah, tidak ada rumah warga yang hanyut , tapi rumah kayu ditakutkan jebol dan berkemungkinan hanyut,” jelasnya.

Sebab lanjut Noperman, kedalam banjir disana bervariasi yaitu sekitar 50 cm hingga 1 meter lebih. “Bervariasi, rata-rat sebatas lutut, untuk di dusun II Muara Aman sampai dada orang dewasa,” ucapnya.

Bahkan ada salah satu warga yang hendak melahirkan. Lalu dievakuasi oleh warga menggunakan rakit darurat dan sekarang sudah dibawa ke Puskesmas. Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang Kuswinarto dikonfirmasi mengaku sudah memerintahkan petugas BPBD ke lokasi banjir.

“Anggota kita sudah di lapangan guna membantu masyarakat yang terkana banjir, berjumlah 15 orang,” katanya.

Dirinya juga menghimbau agar masyarakat khususnya yang berada di pinggiran sungai agar jangan menebang hutan sembarangan karena bisa berdampak kerugian untuk masyarakat itu sendiri.

“Bencana ini adalah urusan kita bersama, makanya jaga alam maka alam pun akan menjaga kita. Sebab musibah kebanjiran dan tanah longsor yang sering terjadi ini ialah akibat ulah tangan – tangan yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.(eno)

Komentar

Berita Lainnya