oleh

Rusa Langka Terbesar di Indonesia Viral, BKSDA Sumsel Telusuri di Banyuasin

SUMEKS,CO – Beredarnya foto dan video Hewan Rusa Sambar di media sosial, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Propinsi Sumatera selatan, akan melakukan penelusuran adanya hewan yang dilindungi itu.

Dari informasi yang dihimpun, foto dan video yang di unggah salah satu akun Facebook dengan nama M Ukhwa Rizman, yang mengupload gambar rusa dengan tulisan “Aku Nemu rusa jantan di Desa Langkan,” Mendadak viral di media sosial lainnya.

Rusa yang ada dalam video itu, terlihat sedang berjalan ditengah sebuah perkebunan, yang di kelilingi oleh pagar kerangkeng besi.

Mengetahui adanya informasi itu, Kepala BKSDA Sumsel, Ujang Wisnu Barata mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran lokasi adanya rusa langka yang terancam punah dan dilindungi itu.

” Apabila dilihat dari perilakunya, rusa itu sudah terbiasa dengan manusia, kita akan telusuri,”kata Ujang, kamis (28/1).

Dia juga mengatakan, kemungkinan masyarakat dapat dari alam kemudian dipelihara.

Jika tidak ada ijinnya secara legal untuk memeliharanya?

“Prosedurnya tetap harus diserahkan ke BKSDA Sumsel,”jelasnya

Rusa Rusa Sambar Appendix I tersebut bisa dijadikan indukan apabila memang tidak memungkinkan lagi untuk dilepasliarkan di alam.

” Dan bisa dititipkan pada penangkaran resmi yang berijin,”tutupnya.

Untuk diketahui, dilansir dari Wikipedia. Rusa sambar atau sambar india (disebut juga rusa sambur, sambhur, Tamil: Kadaththi man), adalah jenis rusa besar yang umum berhabitat di Asia. Spesies yang umum memiliki ciri khas tubuh yang besar dengan warna bulu kecoklatan.

Sambar dapat tumbuh setinggi 102 cm – 160 cm sampai bahu dengan berat sekitar 546 kg. Sambar umumnya berhabitat di hutan dan bergantung pada tanaman semak atau rerumputan. Mereka umumnya hidup dalam kelompok dengan anggota 5 – 6 anggota. Rusa sambar (Cervus unicolor syn. Cervus aristotelis) mendiami sebagian besar Asia Selatan dengan batas sampai wilayah Himalaya. Selain itu dapat pula ditemukan di hutan tropis Burma, Thailand, Indocina, the Semenanjung Malaya), Tiongkok Selatan (termasuk Hainan), Taiwan, serta di pulau Sumatra dan Kalimantan di Indonesia.(bun)

Komentar

Berita Lainnya